Ulefone RugKing Pad 2 Pro langsung menarik perhatian karena mencoba mematahkan kesan bahwa tablet tangguh harus mahal, tebal, dan berat. Perangkat ini hadir sebagai tablet Android 16 untuk pekerja lapangan, pencinta alam, hingga profesional di area konstruksi dan pergudangan, dengan ketangguhan kelas militer dan harga yang diklaim relatif terjangkau.
Yang membuatnya makin unik, RugKing Pad 2 Pro disebut sebagai rugged tablet pertama di dunia yang resmi mengadopsi teknologi eSIM. Di saat banyak tablet rugged tampil kaku dan bulky, Ulefone justru merancang perangkat ini agar terlihat slim dan modern.
Bodi tipis, sertifikasi kuat
Secara fisik, tablet ini punya ketebalan 12,65 mm. Meski ramping, bodinya memakai material plastik kokoh dan karet pelindung tebal di setiap sudut untuk meredam benturan.
RugKing Pad 2 Pro mengantongi sertifikasi IP68, IP69K, dan MIL-STD-810H. Artinya, tablet ini tahan debu, tahan direndam air, tahan semprotan bertekanan tinggi, serta dirancang untuk menghadapi jatuh, getaran keras, dan suhu ekstrem.
Ulefone juga menyertakan strap atau tali bahu dalam paket penjualan. Aksesori itu membantu pengguna membawa tablet saat berpindah lokasi kerja tanpa terlalu khawatir perangkat terlepas dari tangan.
Layar terang untuk kerja luar ruangan
Di bagian depan, perangkat ini memakai layar 10,1 inci IPS HD Plus dengan kecerahan hingga 600 nits. Kombinasi tersebut membuat tampilan tetap mudah dibaca saat dipakai di luar ruangan, termasuk di bawah sinar matahari.
Layar itu juga mendukung refresh rate 90 Hz dan dilindungi Corning Gorilla Glass 3. Selain itu, tersedia Glove Mode agar layar tetap responsif saat tangan memakai sarung tangan proyek, serta Water Lock Mode untuk mencegah sentuhan palsu akibat tetesan air atau keringat.
Sistem operasinya memakai Android 16 murni. Tampilan yang lebih ringan ini ditujukan agar navigasi terasa lebih mulus untuk kebutuhan kerja harian.
Baterai besar jadi andalan utama
Daya tahan menjadi salah satu nilai jual paling kuat dari RugKing Pad 2 Pro. Ulefone membekalinya dengan baterai 10.200 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga berhari-hari dalam pemakaian moderat.
Pengisian dayanya didukung 18W Fast Charging dan konektor pogo pin untuk docking khusus. Tablet ini juga mendukung Reverse Charging, sehingga bisa dipakai sebagai power bank darurat untuk mengisi daya HP atau perangkat lain saat berada di lokasi minim akses listrik.
Performa cukup untuk kerja lapangan
Di sektor mesin, tablet ini memakai prosesor octa-core Unisoc T7250. Chipset tersebut dipadukan dengan RAM hingga 16GB, terdiri dari 8GB fisik dan 8GB virtual, serta memori internal 256GB yang masih bisa diperluas lewat MicroSD hingga 2TB.
Kombinasi itu ditujukan untuk menjalankan aplikasi pemetaan, navigasi GPS akurat, dan kebutuhan administrasi lapangan. Dukungan navigasinya juga mencakup Galileo, GLONASS, dan BeiDou, sementara kamera belakang 48 MP membantu pemindaian dokumen dan pengambilan foto detail.
Ada pula Super Torch 120 lumen yang tertanam di bodi tablet. Fitur ini memberi cahaya kuat untuk inspeksi mesin, bekerja di gudang gelap, atau menghadapi situasi darurat pada malam hari.
Konektivitas yang jarang ada di tablet tangguh
Salah satu pembeda terbesar perangkat ini ada pada konektivitasnya. Selain Dual 4G LTE dan eSIM, tablet ini juga membawa WiFi 5, Bluetooth 5.2, NFC, serta uSmart Connector.
Di sisi audio dan aksesori, RugKing Pad 2 Pro masih menyediakan jack 3,5 mm dan stereo speakers. Dengan kombinasi ini, perangkat tersebut tidak hanya tahan banting, tetapi juga diposisikan sebagai tablet kerja utama untuk kondisi lapangan yang menuntut mobilitas tinggi.







