Kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta menjadi sorotan bagi ratusan pelajar Forum OSIS Jawa Barat yang mengikuti program Istana untuk Anak Sekolah. Dalam agenda itu, para siswa tidak hanya melihat lingkungan istana dari dekat, tetapi juga mendapat pengalaman langsung tentang suasana kerja lembaga kepresidenan.
Momen yang paling mencuri perhatian terjadi ketika Prabowo menyapa para pelajar di Istana Merdeka dengan tepuk tangan riuh dan nyanyian lagu selamat datang. Presiden lalu menyalami satu per satu siswa dan berfoto bersama anggota FOJB, menciptakan suasana akrab di tengah agenda kenegaraan.
Sambutan hangat dari Presiden
Kehadiran langsung Kepala Negara memberi warna berbeda dalam kunjungan para pelajar asal Jawa Barat itu. Sambutan yang mereka berikan menunjukkan antusiasme tinggi, sementara Prabowo terlihat membalasnya dengan interaksi langsung yang hangat.
Salah satu hal yang membuat pertemuan itu terasa lebih dekat adalah percakapan singkat lewat telepon sebelum Prabowo tiba. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sempat menerima sambungan telepon dari Presiden dan menyerahkan ponselnya kepada seorang pelajar dari SMA Negeri 2 Sukatani bernama Oryza.
Oryza kemudian mendapat kesempatan berbincang langsung dengan Prabowo melalui telepon. Dalam percakapan itu, Presiden disebut sempat menanyakan jadwal kunjungan mereka ke Istana Merdeka sambil bercanda agar para pelajar tidak terlalu lama karena dirinya juga akan datang ke sana.
Pembekalan di Aula Hoegeng
Sebelum bertemu langsung dengan Prabowo, para pelajar mengikuti pembekalan di Aula Hoegeng yang dipandu Teddy Indra Wijaya. Berdasarkan siaran pers Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, agenda ini dirancang untuk memberi pengalaman kenegaraan sekaligus pemahaman yang lebih dalam tentang sistem pemerintahan kepada generasi muda.
Suasana pembekalan dibuat interaktif agar para siswa dapat memahami struktur pemerintahan dengan lebih baik. Mereka juga didorong untuk berani berkontribusi bagi bangsa dan memanfaatkan setiap kesempatan hidup yang ada.
Ketua Umum Forum OSIS Jawa Barat Salsabila Nuria Muharam mengaku terkesan dengan motivasi yang disampaikan Teddy dalam sesi tersebut. Ia menilai pesan tentang keberanian meraih target masa depan sangat membekas.
Salsabila juga menyampaikan kembali pesan bahwa hidup hanya sekali dan harus dibuat lebih berarti. Menurut dia, dorongan itu menjadi pengingat agar kesempatan yang ada tidak disia-siakan.
Melihat langsung kompleks Istana
Setelah pembekalan, para peserta mengikuti tur ke sejumlah titik penting di kompleks kepresidenan. Mereka mengunjungi Istana Merdeka, Kantor Presiden, dan Istana Negara untuk melihat langsung tempat berlangsungnya pengambilan keputusan penting negara.
Rangkaian kegiatan itu mempertemukan pelajar dengan lingkungan kerja lembaga kepresidenan secara lebih dekat. Program Istana untuk Anak Sekolah pun memberi pengalaman yang tidak biasa bagi ratusan siswa dari Jawa Barat yang hadir dalam kunjungan tersebut.
Kegiatan ini juga memperlihatkan bagaimana istana dibuka sebagai ruang belajar bagi pelajar. Selain menerima pembekalan, mereka bisa berinteraksi dengan pejabat negara dan menyaksikan langsung titik-titik penting di kompleks yang selama ini hanya dikenal dari layar atau pemberitaan.
