Coretax Mengubah Cara Kerja Pajak, Sertifikasi CCP Bidik Kesenjangan Praktisi

Author: Cung Media

Peralihan administrasi perpajakan ke sistem Coretax membuat penguasaan proses digital semakin menentukan kesiapan tim pajak. Pemahaman regulasi saja tidak lagi cukup ketika pemotongan, perhitungan, dan pelaporan harus dijalankan melalui aplikasi.

Kesenjangan kemampuan tersebut dapat berdampak pada akurasi pelaporan serta efisiensi kerja bagian keuangan. Kondisi inilah yang mendorong kebutuhan pelatihan berbasis praktik sistem bagi staf pajak, akuntansi, dan konsultan.

Kompetensi Sistem Menjadi Fokus

Piranha Smart Center bersama SET Academy menawarkan pelatihan dan Sertifikasi CCP atau Certified CoreTaxify Professional. Program ini ditujukan untuk menghubungkan pemahaman perpajakan dengan penggunaan aplikasi CoreTaxify dalam kebutuhan kerja sehari-hari.

Pelatihan tidak hanya membahas ketentuan pajak, tetapi juga alur administrasi yang perlu dilakukan peserta di dalam sistem. Materinya mencakup proses pemotongan, pemungutan, perhitungan, hingga penyampaian Surat Pemberitahuan atau SPT.

Ruang lingkup pembelajaran meliputi beberapa kewajiban yang umum ditangani oleh tim finance dan tax perusahaan. Peserta mempelajari PPh 21, PPh Unifikasi, PPN dan PPnBM, PPh Orang Pribadi, serta PPh Badan.

Aspek Rincian
Materi pajak PPh 21, PPh Unifikasi, PPN dan PPnBM, PPh Orang Pribadi, PPh Badan
Metode belajar Pemaparan praktisi, demonstrasi aplikasi, dan studi kasus
Pelaksanaan Daring melalui Zoom Meeting
Jadwal Kamis–Minggu, 30 Juli–2 Agustus 2026

Dari Regulasi ke Simulasi Praktik

Format pembelajaran memadukan pemaparan materi oleh praktisi perpajakan dengan demonstrasi aplikasi secara langsung. Setelah memahami alurnya, peserta diarahkan untuk menjalankan praktik melalui studi kasus nyata.

Pendekatan ini memberi ruang bagi peserta untuk memahami hubungan antara aturan pajak dan proses administratif di sistem. Dengan demikian, kemampuan yang diasah tidak berhenti pada pengenalan ketentuan, melainkan juga penerapannya saat menghadapi kebutuhan pelaporan.

Bagi perusahaan, penguasaan sistem berhubungan dengan kelancaran pekerjaan yang ditangani tim finance dan tax. Sementara bagi konsultan pajak, keterampilan tersebut dapat menjadi bagian dari kesiapan saat mendampingi kebutuhan klien.

Transformasi administrasi perpajakan membuat proses kerja praktisi semakin dekat dengan penggunaan aplikasi. Karena itu, pelatihan berbasis sistem menempatkan ketelitian operasional sebagai pelengkap dari kompetensi teknis perpajakan.

Sasaran Peserta dan Fasilitas

Program ini direkomendasikan untuk staf accounting dan tax, konsultan pajak, serta praktisi perpajakan. Mahasiswa akuntansi dan perpajakan, termasuk dosen yang ingin memperbarui pemahaman berbasis Coretax, juga menjadi sasaran pelatihan.

Pelaksanaan dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026. Format online tersebut membuka akses bagi peserta yang ingin mengikuti pembelajaran tanpa disebutkan adanya lokasi tatap muka.

Peserta yang menyelesaikan program berkesempatan memperoleh sertifikasi bergelar CCP. Fasilitas yang tersedia juga mencakup peluang akses akun simulasi CoreTaxify Premium dan E-Modul.

Tersedia pula jalur cepat menuju Brevet A dan B melalui sistem RPL bersama mitra resmi SET Academy. Opsi ini ditujukan bagi peserta yang ingin melanjutkan pengembangan kompetensi perpajakan secara bertahap.

Pendaftaran pelatihan tersedia melalui detikevent sebelum kuota peserta terpenuhi. Program tersebut menyoroti kebutuhan praktisi untuk tetap memahami administrasi pajak ketika prosesnya semakin bergantung pada sistem digital.

Source: finance.detik.com
Terbaru