POCO kembali menekan pasar tablet murah dengan kehadiran POCO Pad C1. Perangkat ini diposisikan sebagai tablet dua jutaan kecil yang tetap membawa rasa premium, sehingga langsung menarik perhatian di kelas yang biasanya dipenuhi material plastik.
Momentum peluncurannya juga terasa pas karena berdekatan dengan musim liburan sekolah dan kenaikan kelas. Kondisi ini membuat tablet tersebut berpotensi dilirik orang tua yang mencari perangkat ringkas untuk anak yang baru masuk SD atau SMP.
Bodi metal yang jarang muncul di kelas harga ini
Salah satu nilai jual paling kuat dari POCO Pad C1 ada pada bodinya. Di segmen tablet murah, perangkat ini justru memakai material full metal berbahan aluminium, bukan plastik seperti kebanyakan pesaing.
Bagian belakangnya diberi aksen garis vertikal dengan kesan dual-tone yang lebih mewah. Dengan ketebalan 7,4 mm dan bobot 406 gram, tablet ini masih tergolong nyaman dibawa dan digenggam.
POCO juga menambahkan fitur splash resistant untuk perlindungan dari cipratan air tipis. Detail kecil ini membuat tablet terasa lebih siap dipakai untuk kebutuhan harian.
Layar 9,7 inci dengan 2K dan 120 Hz
POCO Pad C1 membawa layar 9,7 inci yang tergolong kompak. Ukuran ini cocok untuk pengguna yang sering berpindah tempat maupun untuk anak-anak.
Yang menonjol, panelnya sudah memakai resolusi 2K dan refresh rate 120 Hz. Kombinasi itu membuat navigasi menu dan scrolling terasa lebih mulus untuk belajar maupun hiburan.
Di sisi lain, tingkat kecerahan maksimalnya ada di 600 nits dan layarnya belum mendukung HDR di YouTube. Batasan itu masih bisa dimengerti karena harga jualnya memang ditekan serendah mungkin.
Performa harian, HyperOS 3, dan multitasking
Untuk performa, tablet ini mengandalkan Snapdragon 6s 4G Gen 2 yang setara dengan Snapdragon 685. Konfigurasinya terdiri dari RAM 4 GB dan memori internal 64 GB, lalu masih bisa diperluas lewat microSD hingga 2 TB.
Dalam pengujian AnTuTu Benchmark, perangkat ini mencatat skor sekitar 470.000-an. Angka tersebut menunjukkan POCO Pad C1 masih cukup siap untuk pemakaian harian dan tugas ringan.
Sistem operasinya langsung menjalankan Xiaomi HyperOS 3 berbasis Android 16. Salah satu keunggulannya ada pada kemampuan multitasking, karena pengguna bisa membuka 2 hingga 3 aplikasi sekaligus lewat split-screen atau pop-up window.
Ada juga tips pengaturan yang disarankan agar performanya lebih optimal. Saat pertama kali dinyalakan, mode baterai sebaiknya dipindah dari Battery Saver bawaan ke Balanced Mode supaya kinerja chipset keluar lebih maksimal.
Baterai besar dan fitur hiburan lengkap
Di sektor daya, POCO Pad C1 membawa baterai 7.600 mAh. Kapasitas ini diklaim sanggup bertahan lebih dari 10 jam untuk streaming video nonstop, atau sekitar 1,5 hingga 2 hari untuk pemakaian kasual harian.
Pengisian dayanya mendukung 18W, sementara fitur reverse charging hingga 10W lewat USB Type-C juga tersedia. Artinya, tablet ini bisa dipakai untuk mengisi daya perangkat lain saat kondisi darurat.
Untuk hiburan, POCO menambahkan stereo speaker di sisi kanan-kiri, atau atas-bawah saat dipakai dalam mode potret. Kehadiran jack audio 3.5mm juga menjadi nilai tambah bagi pengguna yang masih mengandalkan headphone kabel.
Dengan kombinasi bodi metal, layar 2K 120 Hz, baterai besar, dan sistem operasi terbaru, POCO Pad C1 tampil sebagai tablet entry-level yang mencoba menawarkan kesan lebih mahal dari banderolnya. Perangkat ini juga identik dengan Redmi Pad 2, sehingga posisinya kian menarik di pasar tablet murah yang makin padat.







