Persis Solo Menyambangi Markas Arema FC, Misi Tiga Poin Untuk Menjauh Dari Zona Merah

Persis Solo menatap laga tandang ke markas Arema FC dengan misi yang sangat jelas: membawa pulang poin penuh agar menjauh dari ancaman degradasi. Pertandingan pekan ke-28 Super League 2025/2026 ini menjadi salah satu ujian penting bagi Laskar Sambernyawa karena posisi mereka di klasemen belum sepenuhnya aman.

Skuad asuhan Milomir Seslija datang dengan modal yang cukup positif. Persis belum kalah dalam delapan laga beruntun, dengan catatan tiga kemenangan dan lima kali imbang, sebuah tren yang memperkuat kepercayaan diri tim menjelang duel di Malang.

Persis Solo belum benar-benar keluar dari bahaya

Meski performa tim membaik, situasi Persis di papan klasemen masih rawan. Hingga pekan ke-27, mereka menempati peringkat ke-15 dengan 24 poin, hanya unggul satu angka dari Madura United yang berada di zona merah.

Kondisi itu membuat setiap laga terasa seperti final bagi Persis. Di belakang mereka, persaingan juga sangat ketat karena Semen Padang mengumpulkan 20 poin, sementara PSBS Biak berada di dasar klasemen dengan 18 poin.

Kedekatan poin antartim papan bawah membuat perubahan posisi bisa terjadi dalam waktu singkat. Karena itu, hasil melawan Arema FC akan sangat menentukan arah perjuangan Persis dalam menjaga jarak dari zona degradasi.

Arema FC tetap dipandang berbahaya

Di atas kertas, Arema FC memang lebih nyaman karena menempati peringkat ke-11 dengan 35 poin. Namun, Persis tidak melihat angka tersebut sebagai gambaran utuh tentang kekuatan lawan yang akan mereka hadapi.

Milomir Seslija menegaskan bahwa Arema masih memiliki kualitas yang harus diwaspadai. “Besok akan menjadi pertandingan yang sulit dan pertandingan akan keras bagi kami. Mereka tim berkualitas, posisi klasemen tidak mencerminkan kekuatan mereka sesungguhnya,” ujarnya.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa Persis tidak ingin terpaku pada klasemen lawan. Fokus utama mereka adalah menghadapi tekanan laga tandang dan menjaga konsentrasi agar tidak kehilangan momentum di tengah persaingan yang sangat rapat.

Modal tak terkalahkan jadi bekal penting

Rangkaian hasil tanpa kekalahan menjadi salah satu senjata mental Persis sebelum bertandang ke Malang. Tren positif ini memberi ruang bagi tim untuk menjaga stabilitas permainan sekaligus mengurangi beban psikologis saat turun di kandang lawan.

Milo menilai persiapan tim berjalan baik sejauh ini. Ia juga menekankan bahwa seluruh pemain perlu mempertahankan fokus karena situasi klasemen belum memberi rasa aman yang penuh.

“Saat ini, kita berada di zona yang belum aman dan besok tidak akan mudah menghadapi Arema FC. Tetapi tanpa mengurangi rasa hormat kepada Arema, kami akan mencoba menampilkan permainan terbaik kami dan kita akan berjuang sekuat tenaga untuk meraih hasil maksimal untuk membawa posisi lebih baik untuk Persis,” kata Milo.

Ucapan itu menunjukkan target Persis tidak sekadar bertahan dari tekanan, tetapi juga mencoba memaksimalkan peluang untuk memperbaiki posisi. Dalam konteks papan bawah yang sangat padat, satu kemenangan bisa memberi dampak besar terhadap jarak dari zona merah.

Kondisi fisik dan mental ikut jadi perhatian

Selain strategi permainan, tim pelatih juga memberi perhatian besar pada kondisi kebugaran pemain. Duel tandang seperti ini menuntut kesiapan fisik yang tinggi karena intensitas pertandingan diperkirakan berlangsung keras sejak awal.

Persis ingin memastikan para pemain tetap bugar agar mampu menjalankan rencana permainan secara utuh. Dalam laga dengan tekanan besar seperti ini, ketahanan mental dan stamina sering menjadi faktor penentu hasil akhir.

Bagi Persis Solo, pertandingan kontra Arema FC bukan hanya soal mengejar tiga poin. Laga ini juga menjadi kesempatan untuk menjaga ritme positif sekaligus mengamankan langkah dalam upaya bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, saat papan bawah masih bergerak rapat dan setiap pekan bisa mengubah peta persaingan.

Baca Juga

Back to top button