Pengobatan Gigi Menjadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Dunia, Kebiasaan Kecil Ini Sering Dilupakan

Author: Cung Media

Masalah gigi dan mulut ternyata bukan sekadar urusan estetika. WHO mencatat layanan kesehatan gigi menjadi salah satu beban biaya kesehatan terbesar di dunia, dengan nilai mencapai USD100,87 miliar.

Angka itu menempatkan pengobatan gigi di peringkat ketiga domain kesehatan dengan biaya terbesar secara global, setelah pengobatan diabetes dan penyakit kardiovaskular. Beban sebesar itu menunjukkan bahwa kerusakan gigi sering baru terasa mahal saat masalahnya sudah terlanjur berkembang.

Pencegahan jauh lebih murah daripada perawatan

Dalam Global Oral Health Status Report 2022, WHO menyoroti tingginya biaya yang harus dikeluarkan untuk layanan kesehatan gigi. Kondisi ini berkaitan dengan prevalensi penyakit mulut yang masih besar di banyak negara.

Para ahli menilai pendekatan pencegahan jauh lebih efektif dibanding mengobati kerusakan yang sudah terjadi. Saat penyakit berkembang, tindakan medis yang dibutuhkan biasanya lebih kompleks dan biayanya ikut membesar.

Kebiasaan malam hari yang sering diabaikan

Salah satu langkah pencegahan paling dasar adalah menyikat gigi sebelum tidur. Namun, kebiasaan sederhana ini belum menjadi rutinitas bagi banyak orang di Indonesia.

Berdasarkan data Riskesdas 2007, hanya 27,8 persen masyarakat Indonesia yang menyikat gigi sebelum tidur. Padahal, saat malam hari produksi air liur menurun sehingga kemampuan alami mulut untuk membersihkan sisa makanan ikut berkurang.

Kenapa malam hari penting untuk kesehatan mulut

Persatuan Dokter Gigi Indonesia atau PDGI menjelaskan bahwa kondisi mulut saat tidur membuat bakteri lebih mudah berkembang. Jika sisa makanan, terutama yang mengandung gula, masih tertinggal di gigi, plak dapat terbentuk lebih cepat.

Dalam jangka panjang, plak dapat merusak enamel dan memicu gigi berlubang. Jika dibiarkan, masalah ini bisa berkembang menjadi gangguan rongga mulut lain yang memerlukan perawatan medis lebih lanjut.

Pasar perawatan gigi ikut bergerak

Melihat pentingnya pencegahan, usmile Indonesia memperkenalkan pasta gigi Strength White pada Senin (22/6/2026). Produk ini memadukan Domiphen Bromide, Sodium Carbonate, Baking Soda, Calcium Carbonate, dan Tetrasodium Pyrophosphate.

Formulasi itu dirancang untuk membantu membersihkan gigi, mengangkat noda pada permukaan gigi, serta mendukung rutinitas perawatan rongga mulut harian. Michelle, Country Manager usmile Indonesia & Malaysia, mengatakan peluncuran produk tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mengedepankan pendekatan pencegahan.

Ia juga menilai konsumen kini semakin selektif di tengah tekanan ekonomi dan lebih mempertimbangkan produk yang memberi manfaat jangka panjang. Menurut Michelle, perubahan itu menunjukkan senyum sehat dipandang sebagai aset penting dalam perawatan diri, atau bagian dari “oral care is the new part of beauty & care.”

Source: www.suara.com
Terbaru