Pemprov Jateng Perkuat Server SPMB, Siap Hadapi Lonjakan Pendaftar dan Serangan Siber

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperketat pengamanan server untuk pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB 2026. Langkah ini diambil untuk mencegah jaringan lambat, drop, dan gangguan lain saat layanan pendaftaran dipakai masyarakat secara bersamaan.

Fokus utama penguatan ada pada stabilitas sistem dan perlindungan data pribadi calon siswa. Pemprov Jateng juga menyiapkan dukungan teknis agar layanan tetap berjalan meski terjadi lonjakan akses atau gangguan di salah satu pusat data.

Server dibuat lebih siap menghadapi lonjakan pendaftar

Kepala Dinas Pendidikan Jateng Sadimin menjelaskan bahwa aplikasi SPMB 2026 sudah memasuki tahun kedua penggunaan. Karena itu, penguatan server dinilai penting agar layanan pendaftaran tidak mengalami hambatan saat trafik meningkat.

Pemprov Jateng menggandeng Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital Jateng serta perusahaan teknologi Alibaba untuk menjaga sistem tetap stabil. Sistem SPMB tahun ini memakai cloud server dengan teknologi autoscaling, yang memungkinkan kapasitas server bertambah otomatis sesuai jumlah pendaftar yang masuk.

Dengan skema itu, sistem diharapkan tetap responsif ketika diakses banyak pengguna dalam waktu bersamaan. Pemprov Jateng menempatkan kestabilan jaringan sebagai prioritas selama proses pendaftaran berlangsung.

Untuk memperkuat keandalan layanan, Pemprov Jateng juga menyiapkan backup multi-zone. Jika satu pusat data terganggu, sistem cadangan di lokasi lain dapat langsung mengambil alih proses pendaftaran.

Perlindungan data dan pengawasan teknis diperketat

Dari sisi keamanan, Pemprov Jateng memastikan data pribadi calon siswa tetap terlindungi dari kebocoran dan serangan siber. Perlindungan itu diperkuat dengan teknologi verifikasi dan perlindungan berbasis cloud.

Sadimin menegaskan pihaknya menjamin perlindungan penuh terhadap data pribadi siswa. Ia menyebut upaya tersebut dilakukan untuk menekan risiko kebocoran data maupun gangguan keamanan lain selama layanan berjalan.

Tim teknis juga disiagakan selama pelaksanaan SPMB. Mereka bertugas memantau sistem secara langsung dan menangani gangguan dengan cepat jika masalah muncul.

Posko pengaduan disiapkan untuk masyarakat

Bagi masyarakat yang mengalami kendala saat mendaftar, Pemprov Jateng membuka sejumlah posko pengaduan. Posko tersedia di Kantor Dinas Pendidikan Jateng di Jalan Pemuda Nomor 134 Semarang, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I hingga XII, serta SMA dan SMK Negeri penyelenggara SPMB.

Keluhan juga dapat disampaikan secara daring maupun luring melalui laman bantuan SPMB Jateng dan call center yang telah disediakan. Layanan itu bisa diakses melalui https://bantuan.spmb.jatengprov.go.id atau Call Center 0895 6342 48720.

Source: jateng.antaranews.com

Terkait