Paten Mate XT2 Isyaratkan Huawei Tinggalkan Desain Z, Susunan Layar Berubah

Author: Cung Media

Huawei berpotensi mengubah pendekatan ponsel lipat tiganya secara besar-besaran lewat perangkat yang diduga bernama Mate XT2. Gambar paten terbaru memperlihatkan susunan panel yang tidak lagi mengandalkan mekanisme lipatan berbentuk Z seperti pada Mate XT dan Mate XTs.

Arah desain baru ini menempatkan layar fleksibel utama di sisi dalam saat perangkat ditutup. Jika benar diterapkan pada produk komersial, perubahan tersebut akan membedakan Mate XT2 dari generasi ponsel lipat tiga Huawei sebelumnya.

Tiga Panel dengan Urutan Lipatan Berbeda

Visual paten yang dibagikan pembocor Ice Universe melalui X menunjukkan perangkat dengan tiga panel utama. Panel di sisi kiri tampak menjadi bagian pertama yang dilipat ke dalam, sebelum panel kanan menutup susunan tersebut.

Rancangan ini memberi gambaran bahwa proses lipatan Mate XT2 dapat berlangsung dari luar ke dalam. Konsep itu berbeda dari pendekatan berbentuk Z yang digunakan Huawei Mate XT dan Mate XTs.

GSMArena mengaitkan gambar paten tersebut dengan Huawei Mate XT2, meski perusahaan belum mengumumkan perangkat ini. Statusnya sebagai dokumen paten juga berarti desain akhir dapat berubah ketika produk benar-benar diperkenalkan.

Model Mekanisme Lipat Konfigurasi Layar
Huawei Mate XT2 Diduga melipat ke arah dalam Layar penutup terpisah dan layar fleksibel besar di bagian dalam
Huawei Mate XT Lipatan berbentuk Z Susunan layar berbeda dari paten baru
Huawei Mate XTs Lipatan berbentuk Z Susunan layar berbeda dari paten baru

Layar Penutup Jadi Elemen Penting

Keberadaan layar penutup terpisah menjadi salah satu perubahan yang paling jelas pada paten tersebut. Layar ini terlihat ditempatkan pada panel kanan, sehingga perangkat tetap memiliki tampilan luar ketika layar fleksibel besar tidak dibentangkan.

Dengan susunan ini, layar fleksibel utama akan berada di bagian dalam saat ponsel terlipat. Paten itu tidak mengungkap ukuran layar, material panel, maupun cara Huawei menangani ketebalan perangkat.

Panel tengah pada gambar juga menampilkan modul kamera belakang berbentuk lingkaran. Posisi kamera itu berada di antara panel kiri yang dilipat terlebih dahulu dan panel kanan yang memuat layar penutup.

Dari sisi tampilan, konsep ini disebut memiliki kemiripan dengan Samsung Galaxy Z Trifold. Namun, mekanisme pada paten Huawei disebut bekerja dengan cara berbeda dari perangkat Samsung tersebut.

Bukan Konfirmasi Produk Akhir

Dokumen paten dapat menunjukkan arah riset desain, tetapi tidak otomatis memastikan seluruh elemennya akan hadir pada perangkat ritel. Huawei juga belum memberikan pengumuman resmi mengenai nama, desain, atau jadwal peluncuran Mate XT2.

Karena itu, gambar yang beredar lebih tepat dibaca sebagai petunjuk awal mengenai kemungkinan perubahan strategi Huawei. Fokus perubahan tampaknya berada pada posisi layar, urutan panel, dan arah lipatan saat perangkat ditutup.

Rumor Chipset dan Baterai Mulai Muncul

Di luar kemunculan paten, rumor terpisah menyebut Mate XT2 dapat menggunakan chipset Kirin 9050 Pro. Perangkat ini juga dikabarkan membawa baterai berkapasitas lebih dari 6.000mAh.

Untuk fotografi, Mate XT2 disebut berpeluang memakai tiga kamera belakang. Konfigurasinya diperkirakan serupa dengan Huawei Mate X7, walau rincian sensor yang digunakan belum terungkap.

Rumor yang beredar pada April sebelumnya menyebut Huawei dapat memperkenalkan Mate XT2 pada Oktober. Informasi itu belum disertai konfirmasi resmi, sehingga waktu peluncuran dan spesifikasinya masih perlu ditunggu.

Jika desain paten ini dipilih untuk produk akhir, Mate XT2 tidak hanya akan hadir sebagai pembaruan komponen. Huawei berpotensi membawa perubahan nyata pada cara ponsel lipat tiga mereka digunakan dalam posisi terbuka maupun tertutup.

Source: www.gsmarena.com
Terbaru