Setelah 16 Tahun Menunggu, Pemilik Hasselblad Android Kini Bisa Edit RAW di Phocus

Author: Cung Media

Pengguna Android yang memakai kamera Hasselblad kini tidak lagi harus mengandalkan iPhone untuk mengelola foto beresolusi tinggi. Phocus Mobile akhirnya tersedia untuk Android setelah aplikasi ini selama 16 tahun menjadi bagian dari ekosistem iOS.

Perubahan ini membuka alur kerja seluler yang lebih lengkap, mulai dari meninjau hasil pemotretan hingga mengekspor file. Bagi fotografer yang sudah memakai Android sebagai perangkat utama, kehadiran aplikasi tersebut menghilangkan salah satu batasan penting dalam ekosistem kamera Hasselblad.

Tiga Kamera yang Didukung

Versi Android Phocus Mobile mendukung Hasselblad X2D II, X2D 100C, serta 907X & CFV 100C. Dukungan ini memungkinkan pemilik ketiga model tersebut memindahkan dan mengolah foto langsung dari ponsel Android.

Aplikasi dapat menerima foto melalui koneksi Wi-Fi atau kabel USB-C. Setelah file masuk, pengguna dapat mengatur, menyunting, lalu mengekspornya dalam sejumlah format yang sesuai dengan kebutuhan alur kerja.

Mode Prioritas Karakter Hasil
Purity Mode Pengurangan noise Foto lebih bersih
Detail Mode Mempertahankan noise luminans Detail halus lebih terjaga

Pengurangan Noise AI untuk File 100 MP

Salah satu kemampuan yang menonjol adalah reduksi noise RAW berbasis AI untuk pemotretan ISO tinggi dalam kondisi minim cahaya. Fitur ini dirancang untuk membersihkan gambar tanpa mengorbankan detail-detail halus secara berlebihan.

Pada file RAW 100 MP, proses pengurangan noise diperkirakan berlangsung sekitar 15 hingga 20 detik. Pengguna dapat memilih Purity Mode untuk hasil yang lebih bersih atau Detail Mode yang mempertahankan noise luminans demi menjaga tekstur gambar.

Pilihan dua mode tersebut memberi ruang bagi fotografer untuk menentukan karakter hasil akhir. Pendekatan ini penting terutama ketika noise tidak selalu dianggap sebagai gangguan, melainkan bagian dari detail visual yang ingin dipertahankan.

Warna Hasselblad dan Tampilan HDR di Ponsel

Hasselblad turut membawa Hasselblad Natural Color Solution atau HNCS ke aplikasi selulernya. Sistem ini ditujukan untuk menjaga warna, gradasi tonal, dan detail area terang sejak tahap pratinjau hingga file diekspor.

Pada perangkat Android yang mendukung HDR, foto HDR dari X2D II 100C dapat menampilkan detail bayangan, sorotan terang, serta peralihan warna yang lebih kaya. Hasselblad menyebut tampilan ini menghadirkan “intricate shadow detail, luminous highlights, and color gradations that closely match what the eye sees”.

Konsistensi tampilan menjadi bagian penting karena layar ponsel kini bukan sekadar tempat melihat thumbnail. Pengguna dapat menilai file beresolusi tinggi dan melakukan penyesuaian dasar tanpa harus segera berpindah ke komputer.

Perangkat Edit dan Ekspor yang Lebih Lengkap

Phocus Mobile untuk Android menyediakan pengaturan eksposur, kurva, white balance, koreksi monokrom, serta koreksi lensa. Aplikasi ini juga mencakup penajaman, pemangkasan, rotasi, koreksi keystone, dan pengaturan reduksi noise.

Penyesuaian yang sudah dibuat dapat diterapkan secara batch ke beberapa gambar sekaligus. Fitur ini membantu saat serangkaian foto membutuhkan perlakuan serupa tanpa proses penyuntingan satu per satu.

Untuk ekspor, aplikasi mendukung format JPG, TIFF, HEIF, 3FR, dan RAW. Menurut GSM Arena, Phocus Mobile kini mencakup proses peninjauan, pengeditan, pengorganisasian, hingga ekspor foto di Android.

Langkah ini datang enam tahun setelah Phocus Mobile 2 dirilis untuk iPhone. Bagi pemilik kamera Hasselblad yang menggunakan Android, aplikasi tersebut memperluas pilihan pengolahan file tanpa ketergantungan pada platform iOS.

Source: www.gsmarena.com
Terbaru