Kisah hilangnya YTR (29) sejak 2023 kini berubah menjadi penyelidikan serius dugaan penyekapan dan penganiayaan berkepanjangan. Perempuan asal Bandung itu ditemukan dalam kondisi luka berat dan trauma, lalu dirawat intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Polisi menduga pelaku utama adalah TH, pacar YTR, yang kini masuk daftar pencarian orang. Polda Jawa Barat sudah membentuk tim gabungan khusus untuk memburunya dan menelusuri rangkaian peristiwa yang menimpa korban selama bertahun-tahun.
Hubungan yang berawal dari kenalan di Bandung
YTR dan TH diketahui berkenalan pada 2023 saat korban bekerja di kawasan Pasteur, Kota Bandung. Hubungan keduanya kemudian berlanjut hingga TH membawa YTR untuk dikenalkan kepada keluarganya di Rancaekek.
Setelah kunjungan itu, YTR tidak lagi terlihat dan menghilang tanpa kabar selama bertahun-tahun. Keluarga sempat menerima pesan singkat dari korban yang menyebut dirinya resign dan pindah kerja ke Jakarta.
Adik korban, Syahrul Ulum, mengatakan keluarga juga sempat memasang unggahan orang hilang di Instagram. Namun YTR justru meminta unggahan itu dihapus, sehingga keluarga kala itu belum sepenuhnya menyadari ada bahaya besar di balik hilangnya sang kakak.
Penyamaran kecelakaan yang memunculkan kecurigaan
Titik balik kasus ini muncul ketika keluarga menerima pesan WhatsApp dari nomor asing pada Rabu malam, 10/6/2026. Pesan itu menyebut YTR berada di IGD RSHS Bandung karena kecelakaan.
Saat keluarga tiba di rumah sakit, kondisi korban sangat memprihatinkan. Tubuh YTR penuh luka dari kepala hingga kaki, sementara tim dokter menemukan banyak bekas luka lama yang membuat dugaan kecelakaan biasa semakin tidak masuk akal.
Sosok yang mengantar YTR ke rumah sakit malam itu diduga kuat adalah TH. Setelah momen tersebut, TH menghilang dan keluarga mulai menyimpulkan bahwa YTR kemungkinan sudah disekap dalam waktu lama.
Dampak kekerasan yang dialami korban
Berdasarkan keterangan kepolisian, YTR diduga mengalami penganiayaan berkala sejak 2023 hingga 2026. Akibatnya sangat berat, termasuk kebutaan, kehilangan sejumlah gigi, dan kondisi bibir sumbing yang diduga kuat dipicu benturan atau siksaan fisik.
Hingga kini, YTR masih dirawat intensif di RSHS Bandung. Pihak rumah sakit membatasi kunjungan demi memulihkan kondisi fisik dan psikis korban yang mengalami trauma berat, sementara polisi belum bisa meminta keterangan lebih lanjut.
Polda Jabar memburu pelaku yang kabur
Polda Jawa Barat kini mengerahkan tim gabungan khusus untuk mengejar TH yang berstatus buron. Langkah ini ditempuh agar penyidik bisa segera mengungkap seluruh rangkaian kekerasan dan penyekapan yang diduga dialami YTR.
Keluarga resmi melaporkan TH ke Mapolda Jawa Barat pada Jumat, 12/6/2026, dengan nomor laporan LP/B/1145/VI/2026/SPKT/POLDA JAWA BARAT. Hingga sekarang, penyidik masih menelusuri jejak pelaku sambil menunggu kondisi korban membaik.
