Monas Malam Ini Jadi Pusat Haul Ulama Betawi, Pramono-Rano Hadir Bersholawat

Author: Cung Media

Monumen Nasional atau Monas malam ini menjadi pusat perhatian warga Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar haul akbar ulama dan habaib Betawi di Plaza Selatan Monas sebagai bentuk penghormatan atas jasa para tokoh agama yang berperan dalam pendidikan, dakwah, dan pengabdian sosial.

Acara ini mengangkat tema “Memperkuat Harmoni Keagamaan di Tengah Keberagaman, Transformasi Jakarta Menuju Kota Global”. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno hadir bersama para wali kota, bupati administrasi, tokoh agama, habaib, ulama, dan masyarakat dari berbagai wilayah Jakarta.

Doa untuk tokoh Betawi dan ziarah sebelumnya

Sebelum acara utama digelar, rangkaian kegiatan dimulai dengan ziarah ke sejumlah makam ulama dan habaib Betawi pada Jumat pagi. Pramono dan Rano ikut hadir bersama para wali kota dan bupati administrasi sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi para tokoh tersebut bagi kehidupan sosial, budaya, dan keagamaan warga Jakarta.

Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengatakan ulama dan habaib memiliki peran penting dalam membangun peradaban masyarakat Jakarta. Menurut dia, Pemprov DKI ingin mendoakan sekaligus menghormati jasa mereka melalui haul akbar ini.

Sholawatan bersama Habib Syech

Pemprov DKI juga menyampaikan melalui akun Instagram @dkijakarta bahwa Habib Syech dijadwalkan hadir dalam acara tersebut. Kehadiran Habib Syech membuat masyarakat yang datang bisa bersholawat bersama dalam suasana keagamaan yang terbuka bagi warga.

Nuansa kebersamaan dan doa bersama menjadi salah satu daya tarik utama kegiatan yang dipusatkan di Monas ini. Acara tersebut dirancang sebagai ruang pertemuan antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat dalam satu majelis yang sama.

Buku direktori ulama dan habaib Betawi diluncurkan

Dalam kesempatan yang sama, Pemprov DKI Jakarta meluncurkan Buku Direktori Ulama dan Habaib Betawi. Buku itu memuat nama-nama tokoh ulama dan habaib Betawi yang dinilai berjasa dalam pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Pada tahap awal, direktori tersebut berisi 145 nama ulama dan habaib Betawi. Data itu disusun melalui kajian dan pendokumentasian oleh tim penyusun, lalu akan terus diperbarui berdasarkan hasil penelitian dan masukan dari berbagai pihak.

Peluncuran direktori ini menambah dimensi penting dari haul akbar di Monas. Selain doa bersama, kegiatan tersebut juga menjadi upaya mendokumentasikan warisan keilmuan, dakwah, dan keteladanan para tokoh Betawi dalam sejarah sosial Jakarta.

Source: www.medcom.id
Terbaru