Rencana Millonarios untuk memperkuat posisi penjaga gawang mendadak tersendat karena satu persoalan yang belum selesai, yaitu status Guillermo De Amores. Selama cupo asing milik kiper asal Uruguay itu masih terpakai, klub biru belum leluasa bergerak di bursa transfer untuk paruh kedua 2026.
Situasi ini membuat langkah Millonarios tidak sesederhana mencari pengganti Diego Novoa. Klub harus lebih dulu merapikan struktur portero mereka, sementara negosiasi untuk mendatangkan nama baru berjalan lebih lambat dari perkiraan.
De Amores jadi titik buntu
Masalah utama Millonarios ada pada kontrak De Amores yang masih berlaku hingga Juni 2027. Menurut César Augusto Londoño, sang kiper tidak menerima kesepakatan pemutusan lebih awal dan meminta kontraknya dipenuhi sepenuhnya.
Itulah yang membuat posisi klub menjadi rumit. Millonarios membutuhkan ruang untuk mendatangkan penjaga gawang asing, tetapi ruang itu masih tertahan oleh kontrak De Amores.
Rencana transfer ikut berubah
Awalnya, staf pelatih dan manajemen ingin menambah kiper yang bisa bersaing langsung dengan De Amores. Nama Manuel Roffo sempat masuk dalam rencana, tetapi hambatan kontrak membuat skema itu harus ditinjau ulang.
Karena situasi tak kunjung selesai, Millonarios kemudian mempercepat pendekatan ke alternatif lain. Klub akhirnya membuka lebih banyak opsi setelah jalur utama yang diharapkan tak bisa segera dieksekusi.
Joan Felipe Parra masuk radar
Di tengah kebuntuan itu, muncul nama Joan Felipe Parra sebagai salah satu opsi yang dipantau. Kiper milik Once Caldas tersebut sudah mendapat pendekatan dari Millonarios dan kini berada dalam daftar pertimbangan.
Namun, persoalan inti tetap sama: klub harus lebih dulu menyelesaikan urusan cupo asing De Amores sebelum bisa melangkah lebih jauh. Selama itu belum berubah, pergerakan Millonarios di pasar pemain akan terus bergantung pada satu keputusan yang belum tercapai.
