Harley-Davidson Super Glide kembali hadir dalam bentuk yang jauh lebih eksklusif. Nama legendaris ini dibangkitkan lagi untuk 2026, tetapi hanya diproduksi 2.500 unit sehingga nuansa klasiknya langsung naik kelas jadi barang buruan.
Yang menarik, motor ini tidak hanya menjual nostalgia. Harley-Davidson juga membekalinya dengan spesifikasi modern, sementara tahap awal penjualannya masih dibatasi untuk Amerika dan Kanada.
Nama lama, pendekatan baru
Super Glide punya posisi penting dalam sejarah Harley-Davidson karena pertama kali dikenalkan pada 1971. Saat itu, model ini dikenal sebagai salah satu motor kustom pabrikan pertama di pasar.
Kembalinya nama ini pada 2026 tetap membawa karakter aslinya, tetapi dengan penyajian yang lebih rapi dan modern. Secara visual, motor ini masih bermain di wilayah cruiser klasik yang mudah dikenali dari jauh.
Warna White Onyx Pearl menjadi dasar tampilan, lalu dipertegas grafis Vintage FX berwarna biru dan merah. Kombinasi itu membuat Super Glide 2026 terasa seperti penghormatan pada era lama tanpa kehilangan sentuhan baru.
Detail klasik masih dijaga
Harley-Davidson mempertahankan bentuk tangki teardrop, lampu bulat, dan desain buntut boat-tail yang lebih sederhana. Siluet ini membuat Super Glide 2026 tetap setia pada identitas lawasnya.
Aksen chrome juga disebar di banyak bagian, mulai dari stang, shock, tutup filter udara, panel samping, knalpot, housing lampu, hingga velg jari-jari warna silver. Di sisi lain, fondasi teknisnya sudah memakai rangka Softail modern dengan monoshock di bawah jok.
Bagian depan mengandalkan garpu Sportster, jadi pendekatannya jelas bukan motor retro murni. Kombinasi ini menunjukkan upaya Harley-Davidson menjaga tampilan klasik tanpa mengorbankan struktur modern.
Mesin besar tetap jadi andalan
Tenaganya datang dari mesin Milwaukee-Eight 117 berkapasitas 1.923cc. Mesin V-Twin ini memakai pendingin oli dan udara, lalu dipadukan dengan transmisi manual 6-percepatan.
Klaim outputnya berada di 98 hp pada 4.600 rpm, sementara torsinya mencapai 162,7 Nm pada 2.500 rpm. Angka itu menegaskan karakter cruiser besar yang lebih menonjolkan dorongan torsi ketimbang kejar-kejaran tenaga puncak.
Karakter seperti itu memang sesuai dengan nama Super Glide. Motor ini tampak disiapkan untuk pengendaraan santai, tetapi tetap punya tenaga yang cukup untuk menjaga wibawa khas Harley-Davidson.
Teknologi modern ikut masuk
Walau tampil klasik, perlengkapannya sudah jauh lebih kekinian. Motor ini membawa lampu full LED, panel instrumen kombinasi analog dan LCD digital, handle rem adjustable, serta colokan USB Type-C.
Fitur lain yang ikut dibawa mencakup TPMS untuk memantau tekanan ban, tiga mode berkendara Road, Sport, dan Rain, serta sistem keselamatan DSCS, TCS, dan ABS. Paket ini membuat Super Glide 2026 tidak berhenti di sisi gaya saja.
Menurut detail yang dibagikan, penyematan teknologi itu penting agar motor ini tetap relevan untuk pasar saat ini. Harley-Davidson tampaknya ingin menjaga rasa historisnya, sambil tetap memberi bekal yang dibutuhkan pengendara modern.
Terbatas, mahal, dan belum global
Salah satu daya tarik terbesarnya ada pada status edisi terbatas. Plakat khusus di atas tangki menandai bahwa hanya 2.500 unit Super Glide 2026 yang dibuat, sekaligus menjadi penanda peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika.
Untuk saat ini, penjualannya baru dibuka di Amerika dan Kanada. Harga awalnya berada di 15.999 USD, atau sekitar Rp 285,3 jutaan.
Meski bukan model yang sepenuhnya baru dan disebut mengambil basis dari saudara platform yang sudah ada, kembalinya nama Super Glide tetap punya bobot emosional yang kuat. Bagi penggemar Harley-Davidson, kombinasi sejarah, desain klasik, dan produksi super terbatas sudah cukup membuat motor ini terasa berbeda dari cruiser kebanyakan.
