Maling Besi Batam Dipaksa Nyanyi, Lirik Plesetan di Kantor Polisi Bikin Penasaran

Author: Cung Media

Kasus dugaan pencurian tutup hidran di Batam berubah menjadi tontonan yang tidak biasa setelah pelaku diminta menyanyikan lirik plesetan di kantor polisi. Rekaman momen itu cepat menyebar di media sosial dan memancing perhatian warganet.

Pria yang diamankan Satreskrim Polresta Barelang pada 17 Juni 2026 itu dibawa ke kantor Tim Buser Jatanras untuk pemeriksaan lebih lanjut. Di sana, suasana penanganan kasus justru disorot karena ada sentuhan satir yang membuat peristiwa ini meluas di ruang publik.

Lagu yang diubah menjadi sindiran

Pelaku diminta melantunkan versi plesetan dari lagu “mejikuhibiniu”, yang diubah menjadi “Di Antara Aku dan Besi”. Lagu aslinya dibawakan oleh Tenxi, suisei, dan Jemsii, lalu dirilis pada 25 Juni 2025.

Potongan lirik yang terdengar dalam video ikut memperkuat rasa penasaran publik. Beberapa bagian yang muncul antara lain “Di antara aku dan besi” serta “Aku gergaji langsung ku kiloin”.

Video yang memperluas sorotan publik

Unggahan itu juga memuat kalimat lain yang menyiratkan kebiasaan yang berujung pada penangkapan, termasuk “Awalnya aku coba-cobain, pasti aku ketagihan lalu ditangkap”. Karena bentuknya yang tidak lazim, video tersebut cepat memicu beragam reaksi di media sosial.

Di balik unsur hiburan yang muncul dari video itu, inti peristiwanya tetap berkaitan dengan dugaan pencurian tutup hidran di kawasan Pasir Putih, Kecamatan Bengkong, Kota Batam. Kasus ini kemudian menjadi perhatian bukan hanya karena penanganan hukumnya, tetapi juga karena kemasan videonya yang berbeda dari penangkapan pada umumnya.

Penanganan oleh Satreskrim Polresta Barelang membuat peristiwa ini terus dibicarakan setelah rekamannya beredar luas. Dari kasus pencurian barang besi hingga lirik plesetan yang dibawakan di kantor polisi, momen tersebut langsung berubah menjadi bahan obrolan publik di media sosial.

Source: www.medcom.id
Terbaru