Longsor Tutup Jalur Trenggalek-Ponorogo Lagi, Kendaraan Kecil Dialihkan Demi Aman

Akses utama Trenggalek–Ponorogo kembali ditutup sementara setelah longsor menjatuhkan batu ke badan jalan di KM 16, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Trenggalek. Petugas menutup jalur pada pukul 04.30 WIB demi mencegah risiko kecelakaan di ruas provinsi yang menghubungkan dua wilayah tersebut.

Penutupan dilakukan setelah batu dari tebing kembali ditemukan berada di badan jalan dan dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan. Kepala BPBD Trenggalek Stefanus Triadi Atmono menegaskan akses akan tetap ditutup sampai kondisi dinyatakan aman dan material yang menutup jalan selesai dibersihkan.

Arus kendaraan dialihkan terbatas

Selama penanganan berlangsung, petugas mengalihkan kendaraan roda dua dan mobil pribadi melalui jalur alternatif bawah. Jalur itu belum direkomendasikan untuk kendaraan besar dan truk bermuatan karena ruang lintasnya terbatas.

BPBD bersama petugas terkait masih membersihkan material longsor sambil mengatur lalu lintas di lokasi. Langkah ini ditempuh agar mobilitas dari Trenggalek ke Ponorogo maupun sebaliknya tetap berjalan meski jalur utama terganggu.

Lokasi yang sama pernah terdampak

Titik longsor tersebut bukan wilayah baru bagi petugas. Penutupan jalur yang sama sempat terjadi sehari sebelumnya saat hujan deras pada Kamis sore, ketika material batu dari tebing setinggi 100 meteran lebih berguguran ke jalan raya Trenggalek-Ponorogo yang berada tepat di bawahnya.

Setelah hujan reda, upaya normalisasi langsung dilakukan untuk memulihkan arus lalu lintas. Namun pada Jumat pagi, jalur kembali ditutup karena masih terjadi guguran batu pasir dari atas tebing yang dinilai membahayakan pengendara.

Prioritas utama: keselamatan pengguna jalan

Stefanus menjelaskan, penutupan sementara dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang. Kekhawatiran itu muncul karena sebelumnya sempat ada kendaraan yang tertimpa material longsor di lokasi tersebut.

Petugas meminta pengguna jalan mengikuti arahan pengalihan arus yang sudah disiapkan. Kondisi jalur akan dievaluasi sebelum akses utama dibuka kembali untuk seluruh jenis kendaraan.

Source: jatim.antaranews.com
Exit mobile version