Kota Lama Semarang Diserbu Wisatawan, Kunjungan Libur Sekolah Melejit 50 Persen

Author: Cung Media

Kota Lama Semarang menjadi salah satu magnet wisata paling kuat di Jawa Tengah selama libur sekolah. Kawasan cagar budaya ini mencatat lonjakan kunjungan hingga 50 persen dibanding kondisi normal, dan menjadi penyumbang wisatawan terbanyak di provinsi tersebut berdasarkan data sementara Disbudparekraf Jawa Tengah.

Lonjakan itu terlihat dari rata-rata kunjungan harian yang mencapai 21.700 wisatawan. Kepala Disbudparekraf Jawa Tengah, Hanung Triyono, menyebut angka tersebut naik sekitar 40 sampai 50 persen selama periode liburan.

Kunjungan Wisatawan Nusantara Tembus Ratusan Ribu

Data sementara yang dihimpun Disbudparekraf Jawa Tengah menunjukkan wisatawan nusantara ke Kota Lama Semarang mencapai 275.941 kunjungan selama masa libur sekolah. Jumlah itu menempatkan Kota Lama di posisi teratas destinasi dengan kunjungan tertinggi di Jawa Tengah, mengungguli Candi Prambanan di Kabupaten Klaten.

Dalam pantauan harian selama masa liburan, jumlah wisatawan nusantara ke kawasan ini sudah mencapai sekitar 235.900 atau hampir 236 ribu kunjungan. Sementara itu, wisatawan mancanegara masih tercatat relatif kecil, yakni sekitar 2.400-an.

Indikator Data Keterangan
Rata-rata kunjungan harian 21.700 wisatawan Naik 40-50 persen dari kondisi normal
Wisatawan nusantara 275.941 kunjungan Selama masa libur sekolah
Wisatawan mancanegara Sekitar 2.400-an Masih relatif kecil

Daya Tarik Sejarah Ikut Menggerakkan Ekonomi Lokal

Tingginya arus pengunjung ikut menguatkan posisi Kota Lama sebagai destinasi yang paling diminati di Jawa Tengah. Selain daya tarik kawasan bersejarahnya, lonjakan wisatawan juga mendorong aktivitas ekonomi pelaku usaha dan UMKM di sekitar lokasi.

Disbudparekraf Jawa Tengah menegaskan pendataan kunjungan wisata masih terus berjalan. Hanung menyebut angka tersebut belum final karena masa libur sekolah belum sepenuhnya berakhir.

Rekapitulasi kunjungan dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah akan dirampungkan setelah libur sekolah selesai. Data akhir diperkirakan tersedia pada pertengahan Juli, sekitar tanggal 13 sampai 15, saat seluruh angka kunjungan sudah lebih lengkap.

Source: indoraya.news
Terbaru