Kaesang Pangarep memasang target besar bagi Partai Solidaritas Indonesia di Bengkulu menuju Pemilu 2029. Ketua Umum DPP PSI itu meyakini partainya berpeluang menjadi pemenang apabila kekuatan organisasi dibangun hingga lapisan masyarakat paling bawah.
Target tersebut disertai instruksi yang tegas kepada seluruh pengurus dan kader untuk segera memperluas jaringan. Kaesang meminta struktur PSI tidak berhenti di tingkat wilayah, daerah, maupun kecamatan, melainkan menjangkau desa, kelurahan, sampai Rukun Tetangga atau RT.
Dalam pandangannya, kerja politik menuju 2029 tidak dapat dimulai saat tahapan pemilu telah dekat. Konsolidasi yang dilakukan sejak sekarang dinilai penting agar organisasi memiliki fondasi kuat dan hubungan yang lebih dekat dengan warga.
Target Menang dengan Mesin Politik Akar Rumput
Kaesang menyampaikan arah tersebut saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah PSI sekaligus pelantikan pengurus DPW, DPD, dan DPC PSI se-Provinsi Bengkulu pada Jumat (17/7). Pertemuan itu mempertemukan jajaran pengurus dari tingkat wilayah hingga kecamatan dalam satu agenda konsolidasi.
Ia mengapresiasi kerja kader PSI Bengkulu yang telah membangun fondasi organisasi di daerah. Menurut Kaesang, modal tersebut perlu dikembangkan menjadi kekuatan politik yang lebih luas dan tidak berhenti pada kepengurusan yang sudah terbentuk.
Di hadapan kader, Kaesang menyatakan optimisme terhadap peluang PSI di Bengkulu. “Jadi saya rasa di Provinsi Bengkulu Insyaallah PSI bisa jadi pemenang. Masa gajah kalah sama yang lain?” ujar Kaesang.
Optimisme itu, menurutnya, harus dibuktikan dengan kerja yang konsisten dalam dua hingga tiga tahun mendatang. Kader diminta tidak cepat berpuas diri karena target kemenangan membutuhkan penguatan organisasi dan konsolidasi yang berjalan terus-menerus.
| Tingkat Organisasi | Fokus Penguatan |
|---|---|
| Desa dan kelurahan | Memperluas kepengurusan hingga Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) |
| RT | Membentuk koordinator di lingkungan paling bawah |
| Akar rumput | Memperkuat konsolidasi untuk persiapan verifikasi faktual |
Verifikasi Faktual Diharapkan Bukan Lagi Beban
Penguatan struktur hingga RT juga dikaitkan dengan kebutuhan menghadapi verifikasi faktual pada masa mendatang. Kaesang berharap kepengurusan PSI Bengkulu telah terbentuk dan aktif hingga level bawah sehingga tahapan itu tidak lagi menjadi persoalan utama.
Ia menekankan bahwa perhatian organisasi seharusnya dapat diarahkan lebih jauh kepada target Pemilu 2029. “Kali ini PSI Bengkulu berbeda. Insya Allah untuk verifikasi nanti itu sudah harus tidak dipikirkan lagi, karena pikiran kita untuk 2029 nanti,” tegasnya.
Instruksi membentuk koordinator RT menunjukkan penekanan PSI pada kerja organisasi berbasis lingkungan. Jaringan di tingkat paling bawah diharapkan memperkuat hubungan struktur partai dengan kebutuhan dan persoalan sehari-hari masyarakat Bengkulu.
Pengurus Muda Jadi Aset PSI Bengkulu
Selain perluasan struktur, Kaesang menyoroti komposisi kepengurusan PSI Bengkulu yang mayoritas diisi generasi muda. Ia memandang keterlibatan anak muda sebagai aset strategis untuk menghadirkan gagasan serta pola kerja politik yang lebih segar.
Generasi muda diharapkan menjadi penggerak utama perluasan kerja partai di tengah masyarakat. Kehadiran mereka juga dinilai dapat mendorong politik yang lebih inklusif dan lebih dekat dengan persoalan warga.
Media Indonesia melaporkan pelantikan tersebut mencakup pengurus dari tingkat wilayah, daerah, hingga kecamatan. Konsolidasi lintas tingkat itu menjadi pijakan PSI Bengkulu untuk menyiapkan organisasi menghadapi kontestasi politik mendatang.
Bagi PSI, target kemenangan di Bengkulu tidak hanya bergantung pada optimisme politik, tetapi juga kesiapan mesin organisasi yang nyata. Karena itu, arahan untuk menembus desa, kelurahan, dan RT menjadi bagian sentral dari persiapan menuju Pemilu 2029.
Source: mediaindonesia.com






