
Kabar duka kembali menyelimuti perjalanan ibadah haji jemaah asal Jawa Timur. Enam jemaah haji dari Embarkasi Surabaya wafat di Arab Saudi, sementara petugas terus berkoordinasi dengan keluarga mereka di daerah asal masing-masing.
Kabar ini menjadi perhatian karena para jemaah telah mendapat penanganan sesuai prosedur dan dimakamkan di Arab Saudi sesuai ketentuan yang berlaku. Di saat yang sama, proses layanan di Embarkasi Surabaya tetap berjalan untuk memastikan seluruh operasional pemberangkatan berlangsung aman dan tertib.
Enam jemaah dari berbagai daerah di Jatim
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyebut enam jemaah yang wafat berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Timur. Mereka adalah Kamariyah Dul Tayib dari Kloter 8 asal Kabupaten Pasuruan, Abd Wachid dari Kloter 7 asal Kabupaten Pasuruan, dan Fajar Puja Sasmita dari Kloter 11 asal Kota Malang.
Tiga nama lainnya adalah Sibiatun Saji dari Kloter 33 asal Kabupaten Lamongan, Mustika Rajim D dari Kloter 47 asal Kabupaten Gresik, dan Suyono Reso dari Kloter 62 asal Kabupaten Jombang. PPIH Embarkasi Surabaya menyampaikan duka mendalam atas wafatnya para jemaah tersebut.
Keluarga terus mendapat pendampingan
Pihak embarkasi juga memastikan koordinasi dengan keluarga di daerah asal tetap dilakukan. Informasi ini penting agar keluarga mengetahui kondisi terakhir para jemaah dan proses penanganan yang sudah dijalankan sesuai aturan di Arab Saudi.
Mohammad As’adul Anam berharap amal ibadah para jemaah diterima Allah SWT. Ia juga menyampaikan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan menghadapi kabar duka ini.
Masih ada jemaah yang tertunda berangkat
Di sisi lain, masih ada 11 jemaah yang tertunda keberangkatannya di Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Rinciannya terdiri atas delapan jemaah sakit dan tiga pendamping.
Sebagian dari mereka masih menjalani observasi kesehatan sebelum dipastikan bisa diberangkatkan. Mereka juga menunggu ketersediaan kursi kosong untuk dapat mengikuti kloter berikutnya.
Pelayanan embarkasi tetap dijaga
PPIH Embarkasi Surabaya menegaskan pelayanan haji tetap menjadi prioritas di tengah situasi ini. Seluruh proses operasional pemberangkatan harus tetap berjalan aman, nyaman, dan lancar hingga masa operasional embarkasi berakhir.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa proses haji tidak hanya soal keberangkatan ke Tanah Suci, tetapi juga kesiapan layanan di embarkasi saat menghadapi situasi kesehatan dan dinamika lapangan. Di tengah kabar wafatnya enam jemaah, petugas masih harus menjaga ritme layanan agar jemaah lain tetap bisa berangkat sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku.
Source: lentera.co




