Infinix GT 50 Pro Bawa Pendingin Cair Terlihat Dan Baterai 6.500 mAh, Siap Guncang Mid-Range

Infinix kembali mendorong pasar HP gaming kelas menengah lewat GT 50 Pro. Ponsel ini mencuri perhatian karena membawa pendingin cair visual, baterai 6.500 mAh, dan chipset kencang dalam satu paket yang jarang ditemui di kelasnya.

Pendekatan Infinix terlihat jelas: bukan hanya mengejar angka performa, tetapi juga menjaga kestabilan saat dipakai bermain game dalam waktu lama. Di saat banyak ponsel mid-range masih mengandalkan pendinginan konvensional, GT 50 Pro hadir dengan sistem yang justru bisa terlihat dari bodi belakang.

Pendingin cair yang jadi pembeda

Hydroflow Liquid Cooling menjadi fitur paling unik pada GT 50 Pro. Partikel cairan di bagian belakang ponsel tampak bergerak, mengikuti gravitasi saat perangkat tidak bekerja berat dan bergerak lebih cepat saat suhu naik.

Infinix menyebut sistem ini dirancang untuk menekan throttling tanpa kipas eksternal. Teknologi tersebut dipadukan dengan 3D Vapor Chamber terbesar dalam sejarah seri GT untuk membantu pembuangan panas saat gaming intensif.

Kombinasi itu menempatkan pendinginan sebagai pusat strategi GT 50 Pro. Infinix bahkan sebelumnya sempat memamerkan teknologi Hydroflow Liquid Cooling di ajang CES sebelum membawanya ke perangkat ini.

Performa gaming yang dipacu chipset kencang

Di sektor performa, GT 50 Pro mengandalkan MediaTek Dimensity 8400 Ultimate. Chipset ini ditemani RAM 12 GB dan penyimpanan internal hingga 512 GB untuk mendukung multitasking dan game berat.

Hasil pengujian yang dirangkum dari seorang YouTuber menunjukkan performa tinggi untuk ukuran kelas menengah. Call of Duty Mobile dilaporkan mampu bertahan di 139 hingga 144 FPS pada grafis Low-Medium, dengan suhu perangkat berada di kisaran 37 derajat Celsius hingga 39 derajat Celsius.

Performa stabil juga terlihat di game kompetitif lain. Delta Force berjalan konstan di 120 FPS sesuai batas game, sementara mode Battle Royale di CODM stabil di 90 FPS.

Fitur gaming dan desain yang tetap mencolok

Untuk pengalaman bermain, Infinix menambahkan GT Triggers di sisi bahu ponsel. Tombol haptic ini bisa dipakai untuk membidik musuh saat gaming dan juga dapat diatur sebagai shortcut untuk aplikasi atau kamera.

Dari sisi tampilan, GT 50 Pro tetap mempertahankan identitas futuristik seri GT. Bagian belakangnya memakai Mechanical Light Waves yang bisa menyala saat ada panggilan masuk, notifikasi, atau ketika game dimulai.

Kesan gaming itu membuat GT 50 Pro tampil berbeda di antara banyak ponsel mid-range lain. Infinix tampak mencoba menjadikan desain sebagai bagian dari pengalaman, bukan sekadar pemanis visual.

Layar besar dan baterai jumbo

Di bagian depan, perangkat ini memakai layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1.5K dan refresh rate adaptif 144Hz. Spesifikasi ini membuat GT 50 Pro tidak hanya ditujukan untuk gaming, tetapi juga untuk konsumsi multimedia yang lebih nyaman.

Daya tahan menjadi salah satu fokus utama lain lewat baterai 6.500 mAh. Untuk pengisian, Infinix menyediakan 45W wired charging dan 30W wireless charging dengan pendekatan yang tidak mengejar daya super tinggi demi menjaga suhu dan degradasi baterai.

Pilihan itu selaras dengan karakter GT 50 Pro yang menonjolkan kestabilan. Di kelas menengah, kombinasi baterai besar dan pengisian nirkabel menjadi nilai tambah yang tidak selalu hadir bersamaan.

Kamera, software, dan dukungan jangka panjang

Meski diarahkan ke gamer, sektor kamera tetap dibuat fungsional untuk kebutuhan harian. Di belakang, ponsel ini membawa kamera utama 50 MP dengan OIS dan kamera ultrawide 8 MP.

Kemampuan videonya juga cukup lengkap. Kamera belakang dapat merekam hingga 4K 60 FPS, sementara kamera depan 13 MP mendukung perekaman hingga 4K 30 FPS.

Dari sisi software, GT 50 Pro menjalankan XOS 16.1 berbasis Android 16 dengan antarmuka Liquid Glass. Infinix juga menyematkan asisten AI FOAX yang terhubung dengan model AI global seperti ChatGPT, DeepSeek, dan Groq.

Nilai tambah lain datang dari dukungan pembaruan yang panjang. Infinix menjanjikan 5 tahun update, terdiri dari 3 kali major Android update dan 2 tahun security patch, sehingga GT 50 Pro tidak hanya mengandalkan performa cepat, tetapi juga umur pakai yang lebih panjang.

Baca Juga

Back to top button