Iriawan Dorong HSSE Jadi DNA Pertamina, Kepemimpinan Kolaboratif Disorot di Jatim

Author: Cung Media

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, menempatkan HSSE sebagai inti operasi perusahaan, bukan sekadar aturan tambahan. Pesan itu ia tekankan saat rangkaian kunjungan kerja di Jawa Timur yang juga menyoroti pentingnya kepemimpinan kolaboratif di tubuh Pertamina.

Di tengah tekanan transisi energi, inovasi teknologi, dan ekspektasi pemangku kepentingan yang terus naik, Iriawan menilai perusahaan tidak cukup hanya andal secara bisnis. Pertamina juga harus memastikan disiplin keselamatan kerja tetap menjadi kebiasaan sehari-hari di semua lini operasi.

HSSE sebagai budaya kerja, bukan formalitas

Dalam Sharing Session di Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Surabaya, Iriawan berbicara di hadapan sekitar 200 Perwira Pertamina dari berbagai entitas Pertamina Group. Forum itu menjadi ruang untuk memperluas cara pandang kepemimpinan, sekaligus menegaskan bahwa keselamatan harus tertanam dalam setiap keputusan kerja.

Dalam keterangan tertulis, Iriawan menegaskan bahwa budaya HSSE harus menjadi bagian dari DNA setiap Perwira, bukan sekadar kepatuhan terhadap prosedur. Ia juga menyebut nilai keselamatan wajib hadir dari manajemen puncak hingga pekerja di lapangan.

Operasi andal tetap jadi tolok ukur

Iriawan menyebut kepemimpinan yang kuat harus tercermin dalam budaya kerja yang kuat pula. Menurut dia, operasi yang aman, andal, efisien, dan tanpa cela merupakan cerminan standar tertinggi operasional Pertamina.

Setelah agenda di Surabaya, Iriawan melanjutkan kunjungan ke Production Unit Gresik milik PT Pertamina Lubricants. Di fasilitas itu, ia memimpin Management Walkthrough untuk meninjau manajemen risiko, integritas fasilitas, dan kedisiplinan kerja.

Lokasi Agenda Fokus
Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Surabaya Sharing Session Kepemimpinan kolaboratif dan budaya HSSE
Production Unit Gresik, PT Pertamina Lubricants Management Walkthrough Manajemen risiko, integritas fasilitas, dan kedisiplinan kerja

Langkah itu memperlihatkan perhatian Pertamina pada detail operasional di lini produksi. Pengawasan langsung di lapangan dipakai untuk memastikan proses berjalan sesuai standar dan mendukung keandalan bisnis.

Pelumas jadi portofolio strategis Pertamina

Produk pelumas menjadi salah satu portofolio bisnis unggulan Pertamina yang memberi nilai tambah tinggi. Bisnis ini juga berperan besar dalam memperkuat daya saing perusahaan di pasar domestik maupun internasional.

Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, Sigit Pranowo, menjelaskan bahwa distribusi produk mereka ditopang jaringan yang luas di seluruh Indonesia. Pertamina Lubricants saat ini mengoperasikan 7 Sales Region dari Sabang sampai Merauke, didukung ratusan distributor.

Perusahaan itu juga memiliki lebih dari 60 ribu outlet terdaftar dan melayani lebih dari 20 ribu pelanggan industri. Jaringan besar tersebut menjadi fondasi penting bagi strategi perusahaan untuk memperluas jangkauan ke pasar global.

Pertamina menempatkan kekuatan merek, keandalan kualitas produk, inovasi berkala, dan optimalisasi fasilitas produksi sebagai penopang langkah ekspansi itu. Di tengah tantangan industri energi dan kompleksitas operasi yang meningkat, pesan Iriawan menegaskan bahwa kolaborasi dan disiplin kerja tetap menjadi kunci di tubuh Pertamina.

Terbaru