Iran Tuduh AS Serang Silo hingga Dekat RS Anak, Ketegangan Hormuz Makin Memanas

Iran melontarkan tuduhan serius kepada Amerika Serikat di tengah ketegangan yang kembali meningkat antara kedua negara. Teheran menyebut serangkaian serangan telah menyasar fasilitas sipil, termasuk area di dekat rumah sakit kanker anak di Ahvaz.

Tuduhan itu juga mencakup silo penyimpanan pangan, pabrik air mineral, dan menara pengawasan maritim yang digunakan untuk membantu nelayan. Kementerian Luar Negeri Iran menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Area Rumah Sakit Anak Menjadi Sorotan

Pernyataan paling keras dari Teheran tertuju pada serangan yang disebut terjadi di dekat rumah sakit kanker anak di Ahvaz. Menurut Kemlu Iran, serangan itu berlangsung pada Rabu, 15 Juli 2026.

Pemerintah Iran mengecam tindakan di sekitar fasilitas kesehatan tersebut sebagai aksi “biadab”. Teheran menilai serangan terhadap wilayah yang berdekatan dengan rumah sakit memperlihatkan ancaman terhadap perlindungan warga sipil dan infrastruktur sipil.

IRIB menyiarkan pernyataan Kemlu Iran saat hubungan Washington dan Teheran mengalami eskalasi dalam beberapa hari terakhir. Dalam pernyataan itu, Iran menuduh Amerika Serikat mengintensifkan serangan secara agresif.

Daftar Fasilitas yang Disebut Terdampak

Selain Ahvaz, Iran menyebut sejumlah lokasi lain sebagai sasaran serangan yang dipermasalahkan. Objek-objek tersebut berkaitan dengan kebutuhan masyarakat, penyimpanan bahan pangan, serta kegiatan nelayan.

LokasiObjek yang Disebut DiserangKeterangan dari Iran
Hoveyzeh, Iran barat dayaSilo penyimpanan biji-bijianDisebut sebagai infrastruktur sipil
Musian, Iran baratPabrik air mineralDisebut menjadi target serangan
ChabaharMenara pengawasan maritimDisebut membantu aktivitas nelayan
Ahvaz, Iran barat dayaArea dekat rumah sakit kanker anakDisebut terkena serangan pada 15 Juli 2026

Kemlu Iran secara khusus menyoroti silo penyimpanan biji-bijian di Kota Hoveyzeh, wilayah barat daya Iran. Fasilitas itu disebut sebagai salah satu contoh objek sipil yang menjadi sasaran serangan.

Iran juga memasukkan pabrik air mineral di Musian ke dalam daftar fasilitas yang terdampak. Teheran menyatakan fasilitas tersebut merupakan bagian dari objek sipil yang tidak seharusnya menjadi target.

Menara pengawasan maritim di Chabahar turut disebut dalam pernyataan pemerintah Iran. Menurut Teheran, menara itu berfungsi membantu nelayan dalam menjalankan kegiatan mereka di laut.

Tuduhan Blokade Laut dan MoU Islamabad

Di luar tuduhan serangan terhadap infrastruktur, Iran juga menuding Amerika Serikat memberlakukan blokade laut terhadap negara itu. Teheran menganggap langkah tersebut sebagai pelanggaran tambahan dalam konflik yang belum mereda.

Iran mengaitkan tuduhan blokade itu dengan MoU Islamabad yang disebut dibuat untuk mengakhiri perang antara kedua pihak. Pemerintah Iran menilai tindakan yang dituduhkan kepada Washington menunjukkan komitmen dalam nota kesepahaman itu telah dilanggar.

Nota tersebut dimaksudkan untuk membuka jalan menuju perdamaian yang langgeng. Namun, ketegangan kini turut bergeser ke Selat Hormuz ketika kedua pihak disebut tetap saling melancarkan serangan.

Iran Ancam Respons Tegas

Juru Bicara Kemlu Iran Esmaeil Baghaei sebelumnya menyatakan serangan Amerika Serikat akan dibalas dengan respons tegas dan langsung. Pernyataan itu menegaskan posisi Teheran ketika tuduhan terhadap Washington terus disampaikan.

Anadolu melalui Antara melaporkan ketegangan kedua negara masih berlangsung meski terdapat nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan. Iran menempatkan perlindungan warga sipil serta fasilitas sipil sebagai inti dari tuduhan pelanggaran yang dilayangkannya kepada Amerika Serikat.

Hingga pernyataan tersebut disiarkan, Iran menegaskan serangan atas objek-objek yang disebutkannya tidak dapat dibenarkan menurut hukum internasional. Tuduhan itu menambah tekanan diplomatik di tengah situasi keamanan yang ikut menempatkan Selat Hormuz dalam sorotan.

Source: www.kompas.com
Terkait