Inovasi Produk dan Digital Makin Menekan Persaingan Asuransi

Author: Cung Media

Persaingan industri asuransi kini tidak lagi cukup dimenangkan lewat perlindungan semata. Perusahaan harus bergerak cepat menghadirkan produk yang relevan, layanan yang efisien, dan sistem digital yang benar-benar mempersingkat proses.

Tekanan itu terlihat jelas dari makin kuatnya fokus pada transformasi digital dan pengembangan produk baru. Insurance Asia Awards 2026 menjadi salah satu panggung yang menunjukkan arah baru persaingan tersebut, karena menilai inovasi produk, layanan, dan transformasi bisnis yang dinilai mampu menjawab tuntutan pasar.

Produk Baru untuk Nasabah Premium

Di ajang yang digelar di Marina Bay Sands Expo & Convention Centre, Singapura, Great Eastern Life Indonesia meraih dua penghargaan sekaligus. Penghargaan itu adalah New Insurance Product of the Year–Indonesia lewat Great Heritage Protector dan Digital Transformation Initiative of the Year–Indonesia melalui Employee Benefits Quotation System atau EBQS.

Penghargaan tersebut diterima oleh Marketing Director Great Eastern Life Indonesia, Roy Hendrata Gozalie. Raihan ini menambah daftar apresiasi perusahaan di Insurance Asia Awards sejak 2022 melalui berbagai kategori.

Roy menegaskan inovasi di industri asuransi harus menjawab kebutuhan nyata nasabah, bukan sekadar menampilkan teknologi baru. Menurut dia, produk yang dihadirkan perusahaan ditujukan untuk mendukung perencanaan perlindungan, akumulasi aset, dan warisan keluarga secara lebih terstruktur, akurat, dan efisien.

Great Heritage Protector diluncurkan tahun lalu untuk menjawab kebutuhan nasabah affluent dan high-net-worth yang menginginkan perlindungan jiwa sekaligus perencanaan keuangan jangka panjang. Produk ini juga dirancang untuk membantu nasabah melindungi aset, melakukan diversifikasi investasi berbasis dolar Amerika Serikat, serta mempersiapkan kesinambungan finansial keluarga dan perencanaan warisan.

Produk / Sistem Fungsi Utama Detail Penting
Great Heritage Protector Perlindungan jiwa dan perencanaan keuangan Untuk nasabah affluent dan high-net-worth, berbasis USD, ada Guaranteed Crediting Rate 10 tahun
EBQS Digitalisasi asuransi kumpulan Proses proposal hingga polis terintegrasi end-to-end, termasuk eQuotation, eKYC, ePolicy, dan eBilling

Dalam struktur produknya, Great Heritage Protector menawarkan kombinasi perlindungan jiwa jangka panjang dengan akumulasi kekayaan melalui Guaranteed Crediting Rate selama 10 tahun pertama polis. Produk ini didukung investasi pada obligasi pemerintah berdenominasi USD sehingga memberi struktur perlindungan dan perencanaan aset yang lebih stabil bagi nasabah dengan profil risiko konservatif.

Nasabah juga memperoleh bonus loyalitas sebesar 3% dari premi tunggal pada akhir tahun polis ke-10 yang akan ditambahkan ke nilai akun. Setelah polis diterbitkan, tingkat crediting rate yang berlaku akan terkunci dan dijamin hingga akhir tahun polis ke-10.

Transformasi Proses yang Lebih Cepat

Selain dari sisi produk, penghargaan juga datang dari implementasi EBQS sebagai platform digital end-to-end untuk bisnis asuransi kumpulan. Seluruh proses, mulai dari penyusunan proposal hingga penerbitan polis, berjalan dalam satu sistem yang mencakup premium engine, case conflict management, tailor-made benefits, special conditions, eQuotation, eKYC, integrasi ke sistem back-end, reporting, ePolicy, hingga eBilling atau eInvoice.

Mediaindonesia.com mencatat, integrasi tersebut membuat alur kerja menjadi lebih terstruktur, terdokumentasi, dan mudah dipantau. Dampaknya terasa pada efisiensi operasional yang jauh lebih singkat dibanding sebelumnya.

Proses Sebelum EBQS Sesudah EBQS
Registrasi nasabah korporasi 1 hari kerja Sekitar 30 menit
Proposal sederhana 1–3 hari kerja Sekitar 30 menit
Proposal kompleksitas menengah 5–10 hari kerja Mulai dari 2 jam hingga 1–4 hari kerja
Proposal dengan reasuransi 11–21 hari kerja 3–5 hari kerja

Perubahan waktu proses ini menunjukkan digitalisasi tidak lagi sekadar pelengkap dalam industri asuransi. Di tengah persaingan yang makin ketat, kecepatan proses, ketepatan sistem, dan relevansi produk menjadi faktor yang sama pentingnya dengan perlindungan itu sendiri.

Great Eastern Life Indonesia menempatkan dua area itu sekaligus lewat produk untuk nasabah premium dan sistem digital untuk asuransi kumpulan. Kombinasi tersebut memperlihatkan bagaimana inovasi produk dan teknologi kini menjadi penentu utama daya saing perusahaan asuransi.

Source: mediaindonesia.com
Terbaru