Inggris tidak bisa hanya menempelkan fokus pada Erling Haaland saat menghadapi Norwegia di perempat final Piala Dunia 2026. Nico O’Reilly menilai lawan mereka berbahaya bukan karena satu nama saja, melainkan karena kekuatan tim yang sudah terbukti sepanjang turnamen.
Bek yang diperkirakan kembali mengisi posisi bek kiri itu akan berhadapan dengan ujian berat saat Inggris melawan Norwegia pada Minggu (12/7/2026) dini hari WIB. Duel tersebut juga berpotensi mempertemukannya langsung dengan Haaland, rekan setimnya di Manchester City, dalam laga yang diprediksi berlangsung ketat.
Norwegia Bukan Tim Satu Nama
O’Reilly menegaskan Norwegia layak berada di delapan besar karena tampil kuat sebagai satu kesatuan. Ia menyebut Inggris harus mewaspadai ancaman yang datang dari banyak sisi, bukan hanya dari sang striker utama.
“Mereka juga tim yang bagus. Mereka sudah membuktikannya sepanjang turnamen ini. Bukan hanya pemain tertentu yang harus kami waspadai, mereka juga kuat sebagai sebuah tim. Ini akan menjadi pertandingan dan pertarungan yang bagus,” ujar O’Reilly.
Ia juga menilai komentar Haaland yang menyebut tekanan ada di kubu Inggris bisa saja menjadi bagian dari perang urat saraf. Namun, O’Reilly tidak menampik bahwa penyerang berusia 25 tahun itu tetap menjadi ancaman paling nyata di kotak penalti.
Haaland Tetap Jadi Pusat Perhatian
Haaland datang ke laga ini dengan catatan tujuh gol di Piala Dunia 2026. O’Reilly menyebut Norwegia hanya perlu mengalirkan bola kepadanya untuk memunculkan peluang, karena kualitas penyelesaian sang striker sudah sangat dikenal.
“Erling tetaplah Erling. Kita semua tahu seperti apa dia. Dia bisa mencetak gol dan sangat berbahaya di dalam kotak penalti. Dia benar-benar ancaman. Mereka hanya perlu mengalirkan bola kepadanya. Banyak hal bergantung pada itu,” kata O’Reilly.
Ancaman Norwegia juga ditegaskan oleh asisten pelatih Inggris, Anthony Barry. Ia menilai tim asal Skandinavia itu punya banyak pemain berkualitas di klub-klub besar Eropa dan tidak bergantung pada Haaland seorang diri.
Inggris Diminta Waspada Pada Banyak Sumber Bahaya
Barry menyoroti kekuatan Norwegia dalam situasi bola mati serta lini depan mereka yang diisi pemain-pemain berbahaya. Menurut dia, ancaman Norwegia datang dari beberapa nama sekaligus, sehingga Inggris harus siap menghadapi banyak sumber masalah.
“Mereka sangat bagus dalam situasi bola mati, memiliki ancaman lain, dan lini depan mereka dipenuhi pemain-pemain berbahaya yang bermain di beberapa klub terbesar di Eropa,” ujar Barry kepada BBC.
Barry juga menyebut kualitas kapten Norwegia, Martin Odegaard, yang kini sudah menjadi juara Premier League bersama Arsenal. Ia menegaskan Inggris tidak akan memandang remeh lawannya karena semua tim yang lolos ke delapan besar memang pantas mendapat respek penuh.
“Tidak ada yang mengejutkan dan tidak ada keberuntungan di tahap turnamen seperti ini. Siapa pun yang berhasil mencapai delapan besar bersama kami memang pantas berada di sini, dan mereka mendapat respek penuh dari kami,” ujar Barry.
Dengan Haaland di depan, Odegaard sebagai kapten, dan kekuatan kolektif yang disebut sudah terbukti, Norwegia datang ke laga ini sebagai lawan yang menuntut perhatian penuh dari Inggris. Itulah sebabnya O’Reilly dan staf Inggris sama-sama menolak anggapan bahwa pertandingan ini hanya soal menghentikan satu penyerang.
| Nama | Peran | Catatan |
|---|---|---|
| Erling Haaland | Penyerang Norwegia | Mencatat tujuh gol di Piala Dunia 2026 |
| Martin Odegaard | Kapten Norwegia | Disebut sudah menjadi juara Premier League bersama Arsenal |
| Nico O’Reilly | Bek Inggris | Diperkirakan kembali mengisi posisi bek kiri |
| Anthony Barry | Asisten pelatih Inggris | Menyoroti ancaman Norwegia dari bola mati dan lini depan |
Norwegia pun dipandang bukan sekadar tim yang punya satu tumpuan. Inggris harus menyiapkan diri untuk menghadapi kombinasi ancaman individual dan kekuatan kolektif yang sama-sama berbahaya.
Source: www.beritasatu.com






