Inggris tetap berada di posisi favorit saat menghadapi Norwegia pada perempat final Piala Dunia 2026, tetapi duel ini jauh dari laga yang mudah ditebak. Di satu sisi ada kedalaman skuad The Three Lions, di sisi lain ada Erling Haaland yang sedang berada dalam momen tajam bersama Norwegia.
Pertemuan di Stadion Miami, Minggu (12/7/2026) dini hari, mempertemukan dua tim yang sama-sama melaju ke delapan besar dengan performa meyakinkan. Bola.com menyoroti bahwa jalan keduanya memang berbeda, tetapi hasil akhirnya sama-sama menunjukkan kestabilan sejak fase grup hingga babak gugur.
Norwegia Datang Dengan Kejutan Besar
Norwegia membuka turnamen dengan kemenangan 4-1 atas Irak, lalu menaklukkan Senegal 3-2 sebelum kalah 1-4 dari Prancis di Grup I. Meski hanya finis sebagai runner-up, mereka menjaga momentum saat fase gugur dimulai.
Di 32 besar, Norwegia menang 2-1 atas Pantai Gading. Setelah itu, Brasil jadi korban berikutnya lewat kemenangan 2-1 di 16 besar, dengan Haaland mencetak brace yang menentukan hasil pertandingan.
| Tim | Hasil Fase Grup | Laga Gugur |
|---|---|---|
| Norwegia | Menang 4-1 vs Irak, menang 3-2 vs Senegal, kalah 1-4 vs Prancis | Menang 2-1 vs Pantai Gading, menang 2-1 vs Brasil |
| Inggris | Menang 4-2 vs Kroasia, imbang 0-0 vs Ghana, menang 2-0 vs Panama | Menang 2-1 vs RD Kongo, menang 3-2 vs Meksiko |
Inggris Lolos Dengan Cara Tak Kalah Meyakinkan
Inggris memuncaki Grup L dengan tujuh poin setelah mengalahkan Kroasia 4-2, bermain 0-0 melawan Ghana, dan menang 2-0 atas Panama. Hasil itu menjaga status mereka sebagai salah satu tim yang paling konsisten sejauh turnamen berjalan.
Di babak gugur, skuad Thomas Tuchel menang 2-1 atas RD Kongo meski sempat tertinggal. Mereka kemudian melewati laga dramatis kontra Meksiko dengan skor 3-2, walau Jarell Quansah menerima kartu merah dalam pertandingan tersebut.
Perbedaan terbesar ada pada karakter ancaman yang dibawa masing-masing tim. Inggris mengandalkan kolektivitas dan kedalaman skuad, sedangkan Norwegia punya titik fokus yang sangat jelas lewat Haaland dan dukungan Martin Odegaard dari lini tengah.
Skuad Dan Kondisi Pemain
Norwegia disebut siap menurunkan seluruh pemainnya. Julian Ryerson, yang sempat cedera di fase grup, sudah pulih dan berpeluang kembali tampil sejak awal.
Stale Solbakken kemungkinan tetap memakai trio Erling Haaland, Alexander Sorloth, dan Antonio Nusa di lini depan. Odegaard diperkirakan kembali menjadi pengatur serangan dari belakang mereka.
Inggris justru datang dengan beberapa masalah kebugaran. Jarell Quansah absen karena hukuman kartu merah, Jordan Henderson mengalami patah tangan usai laga melawan Meksiko, dan Declan Rice dikabarkan terserang penyakit.
Reece James serta Marc Guehi juga mengalami cedera hamstring dan diragukan tampil. Di depan, Harry Kane tetap jadi tumpuan utama, dengan dukungan Bukayo Saka, Jude Bellingham, dan Marcus Rashford.
| Norwegia | Formasi | Inggris | Formasi |
|---|---|---|---|
| Orjan Nyland | 4-3-3 | Jordan Pickford | 4-2-3-1 |
| Julian Ryerson, Kristoffer Ajer, Leo Ostergard, Fredrik Bjorkan | Lini belakang | Djed Spence, Dan Burn, Marc Guehi, Nico O’Reilly | Lini belakang jika kondisi memungkinkan |
| Kristian Thorstvedt, Sander Berge, Martin Odegaard | Lini tengah | Declan Rice, Elliot Anderson | Lini tengah |
| Antonio Nusa, Erling Haaland, Alexander Sorloth | Lini depan | Bukayo Saka, Jude Bellingham, Marcus Rashford, Harry Kane | Serangan |
Rekam Pertemuan Masih Mengarah Ke Inggris
Secara head to head, Inggris unggul tipis atas Norwegia. Dari lima pertemuan terakhir yang tercatat, Inggris menang tiga kali, satu laga berakhir imbang, dan Norwegia hanya sekali menang.
| Tanggal | Pertandingan | Hasil |
|---|---|---|
| 4/9/2014 | Inggris vs Norwegia | 1-0 |
| 27/5/2012 | Norwegia vs Inggris | 0-1 |
| 11/10/1995 | Norwegia vs Inggris | 0-0 |
| 22/5/1994 | Inggris vs Norwegia | 0-0 |
| 2/6/1993 | Norwegia vs Inggris | 2-0 |
Dalam lima laga terakhir masing-masing tim, Norwegia menunjukkan tren yang kuat setelah menumbangkan Brasil dan Pantai Gading, meski sempat kalah dari Prancis. Inggris juga datang dengan catatan stabil usai mengalahkan Meksiko, RD Kongo, dan Panama.
Laga ini diperkirakan berjalan rapat hingga akhir karena kedua tim sama-sama punya alasan untuk percaya diri. Inggris masih lebih difavoritkan, tetapi Norwegia membawa ancaman nyata yang bisa mengubah arah pertandingan kapan saja, terutama jika Haaland kembali mendapat ruang di depan gawang.
