Indonesia Balas Kekalahan, Korea Selatan Tumbang di Final AVC Volleyball Cup

Tim nasional bola voli putra Indonesia menutup AVC Volleyball Cup 2026 dengan cara yang paling menyakitkan bagi Korea Selatan: menang 3-0 di partai final dan merebut gelar perdana. Laga di Veer Savarkar Sports Complex, Ahmedabad, India itu menjadi pembalasan sempurna setelah Indonesia kalah telak dari lawan yang sama di fase grup.

Kemenangan ini tidak datang dengan mudah, terutama pada set pembuka yang berjalan sangat ketat. Indonesia justru sempat tertinggal lebih dulu, lalu bangkit di momen penting untuk membalikkan keadaan dan mematahkan kepercayaan diri Korea Selatan.

Set pertama jadi titik balik

Indonesia datang ke final dengan tekanan besar setelah sebelumnya kalah 0-3 dari Korea Selatan di fase grup. Namun skuad asuhan Riedel Toiran menunjukkan respons yang jauh lebih matang saat pertandingan penentuan dimulai.

Riedel Toiran kembali menurunkan pemain utama seperti Fauzan Nibras, Farhan Halim, dan Boy Arnez Arabi. Korea Selatan sempat unggul empat poin di awal set pertama, membuat Indonesia harus lebih cepat mengambil time out untuk merapikan permainan.

Dari situ, ritme pertandingan berubah. Indonesia mengejar hingga set pertama memanjang ke sembilan kali deuce sebelum akhirnya menang 34-32.

Tekanan Indonesia membuat Korea goyah

Keunggulan di set pertama memberi dampak besar pada permainan Indonesia. Serangan mereka terlihat lebih agresif, sementara Korea Selatan mulai kesulitan keluar dari tekanan.

Media Korea Selatan, Yonhap News Agency, menyoroti hasil final ini sebagai kejutan besar karena Korea sebelumnya terlihat jauh lebih dominan di fase grup. Mereka juga menulis bahwa kegagalan timnya terjadi setelah sempat memimpin 19-15 dan punya peluang menutup set saat unggul 24-23.

Namun tekanan servis Indonesia dan rangkaian kesalahan di momen penting membuat peluang itu hilang begitu saja. Indonesia kemudian melesat di set kedua dan menutupnya dengan skor 25-16 untuk unggul 2-0.

SetSkorKeterangan
134-32Berlangsung hingga sembilan kali deuce
225-16Indonesia tampil lebih agresif
325-23Korea sempat menyamakan kedudukan 20-20

Korea Selatan tak mampu bangkit

Set ketiga sempat memberi harapan bagi Korea Selatan karena skor kembali imbang 20-20. Tetapi Indonesia tetap tenang pada fase akhir, lalu merebut poin-poin penting untuk unggul 22-20 sebelum menutup laga 25-23.

Yonhap menulis, “Hasil ini mengejutkan, mengingat Korea sebelumnya unggul jauh atas Indonesia dalam pertemuan fase grup.” Bagi Korea Selatan, final ini terasa ironis setelah mereka juga sempat menyingkirkan juara bertahan Bahrain di semifinal.

Puasa gelar Korea berlanjut

Kekalahan di Ahmedabad membuat Korea Selatan kembali gagal memutus puasa gelar di turnamen level Asia. Sebelumnya, mereka hanya finis ketiga pada edisi 2023 dan 2024, lalu berada di peringkat keempat pada tahun lalu.

Secara individu, Shin Ho-jin menjadi penyumbang angka terbanyak untuk Korea Selatan dengan 15 poin. Jung Han-yong dan Lim Jae-young masing-masing menambah 12 poin, tetapi kontribusi itu tidak cukup untuk menahan laju Indonesia.

Indonesia menutup turnamen sebagai juara baru AVC Volleyball Cup dengan kemenangan bersih 3-0. Hasil itu menegaskan bahwa kekalahan di fase grup tidak menjadi akhir cerita, melainkan awal dari pembalasan yang berbuah gelar.

Source: www.viva.co.id

Terkait