Honda Tahan Model Lama Lebih Lama, Odyssey Dan Accord Baru Muncul Lagi 2030

Honda sedang menahan laju pembaruan produk setelah ambisi elektrifikasinya menelan rugi 2,5 triliun yen. Pembatalan rencana peluncuran EV yang mencakup RSX, Honda 0 Sedan dan SUV, serta Afeela membuat pabrikan Jepang itu memilih strategi yang lebih hemat dengan memperpanjang usia model-model andalannya.

Langkah ini menunjukkan prioritas baru Honda: menjaga biaya pengembangan dan operasional tetap terkendali. Alih-alih buru-buru mengganti lini produk, perusahaan menahan siklus hidup model yang masih berjalan agar portofolio tetap stabil lebih lama.

Odyssey dan Accord sama-sama mundur

Dampak paling jelas terlihat pada Odyssey generasi baru. Menurut Automotive News yang dikutip Carscoops, peluncurannya mundur tiga tahun dari jadwal semula dan kini mengarah ke 2030.

Accord juga ikut masuk daftar model yang dipertahankan lebih lama. Generasi saat ini disebut akan terus diproduksi hingga awal 2030, sementara detail penerusnya belum dijelaskan secara rinci.

Arah tersebut memberi sinyal bahwa Accord berikutnya kemungkinan hanya akan hadir dalam versi hybrid. Pilihan itu sejalan dengan upaya Honda menjaga efisiensi tanpa memperlebar beban pengembangan terlalu cepat.

HR-V ikut dipertahankan

Di pasar Amerika Serikat, HR-V juga tidak akan segera berganti generasi. Model ini diperkirakan tetap memakai generasi sekarang setidaknya dua tahun lagi, yang membuka kemungkinan penerusnya baru hadir pada 2032.

Strategi ini membuat Honda punya ruang lebih panjang untuk menjaga model yang masih relevan di pasar. Dalam kondisi biaya yang ketat, memperpanjang umur model menjadi cara untuk menahan tekanan investasi baru.

Acura ikut merasakan efeknya

Kebijakan yang sama juga merembet ke divisi premium Acura. Setelah TLX dan ZDX dihentikan, Acura kini hanya mengandalkan empat model untuk menopang lini produknya.

Dari situ, MDX dan Integra generasi terkini ikut mendapat umur pakai lebih panjang. Keduanya setidaknya diperkirakan bertahan hingga 2031 dan 2032.

Perpanjangan ini memberi napas tambahan bagi merek premium Honda, tetapi juga membuat beberapa model menjalani siklus hidup yang sangat panjang. MDX dan Integra bahkan disebut akan memasuki usia satu dekade pada awal dekade mendatang.

Efisiensi jadi prioritas, risiko tetap ada

Keputusan Honda menggambarkan pertaruhan yang cukup besar di tengah pasar yang terus bergerak ke elektrifikasi. Perusahaan memilih menahan perubahan besar pada model yang masih laku dan masih bisa diandalkan sambil menekan pengeluaran.

Namun strategi itu juga menyimpan risiko jangka panjang. Saat sejumlah rival mempercepat pembaruan lini kendaraan listrik dan hibrida, Honda justru menempuh jalan yang lebih hati-hati demi menjaga arus biaya tetap sehat.

Bagi konsumen, dampaknya akan terasa lewat model-model populer yang bertahan lebih lama dari dugaan semula. Bagi Honda, pilihan ini menjadi cara untuk menjaga keseimbangan antara efisiensi bisnis dan kebutuhan mempertahankan produk andalan di pasar.

Source: www.bincangbincangmobil.com
Terkait