Dua siswi SMP menjadi korban perampasan sepeda motor saat pulang sekolah di Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Salah seorang terduga pelaku tewas setelah ditangkap warga dan menjadi sasaran amuk massa, sementara rekannya kabur membawa motor korban.
Peristiwa ini menyisakan dua persoalan yang masih ditangani polisi, yakni kondisi korban yang terluka akibat terjatuh serta pencarian pelaku yang melarikan diri. Sepeda motor milik kedua siswi tersebut juga belum berhasil diamankan hingga penyelidikan berlangsung.
Korban Ditarget Saat Melintas di Jalan Sepi
Kejadian berlangsung pada Rabu (22/7) ketika kedua siswi itu melintasi jalan yang sepi setelah pulang sekolah. Mereka mengendarai sepeda motor dan disebut berpapasan dengan dua pria yang berada di sekitar lokasi.
Menurut keterangan salah satu korban, Liawati, terdapat sebuah mobil truk di depan mereka saat perjalanan pulang. Dua pria kemudian berada di pinggir jalan sebelum salah seorang di antaranya menarik korban hingga kendaraan yang mereka tumpangi terjatuh.
“Saya pulang sekolah seperti biasa. Di depan ada mobil truk, lalu ada dua orang bapak. Kami ditarik sampai jatuh. Setelah bangun, motor langsung diambil,” ujar Liawati.
Setelah terjatuh, kedua korban berusaha bangkit dan mempertahankan kendaraan mereka. Namun, para pelaku berhasil merebut kunci lalu membawa sepeda motor itu dari lokasi kejadian.
| Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Lokasi | Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang |
| Korban | Dua siswi SMP yang sedang pulang sekolah |
| Pelaku | Dua pria, satu ditangkap warga dan satu melarikan diri |
| Barang yang dibawa kabur | Sepeda motor milik korban |
Korban Mengalami Luka Akibat Terjatuh
Tarikan terhadap korban membuat sepeda motor mereka jatuh di jalan beton. Kedua siswi itu mengalami luka-luka setelah terjatuh dan membentur permukaan jalan.
Informasi yang tersedia belum memerinci kondisi medis kedua korban maupun penanganan yang mereka terima. Tidak ada pula keterangan lanjutan mengenai tingkat luka yang dialami masing-masing siswi.
Perampasan tersebut diduga melibatkan dua orang pelaku. Salah satu korban menyebut sempat terjadi perebutan kunci kendaraan, tetapi upaya mempertahankan motor itu tidak berhasil.
Warga Mengejar, Polisi Buru Pelaku yang Kabur
Warga yang mengetahui aksi begal Tangerang itu kemudian melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku. Salah seorang terduga pelaku berhasil ditangkap, lalu meninggal dunia setelah diamuk massa di lokasi.
Jenazah terduga pelaku telah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk keperluan identifikasi. Sementara itu, pelaku lain berhasil melarikan diri sambil membawa sepeda motor hasil rampasan.
Menurut CNN Indonesia, Unit Reskrim Polsek Legok masih menyelidiki kasus tersebut. Polisi memburu pelaku yang kabur sekaligus mencari keberadaan kendaraan milik kedua siswi SMP itu.
Penyelidikan berfokus pada identitas pelaku yang melarikan diri dan rangkaian perampasan di Desa Babat. Keberadaan sepeda motor korban masih menjadi bagian dari pencarian kepolisian.
Source: www.cnnindonesia.com






