Honda Monkey Makin Bergaya, Harga Rp88 Juta Tetap Bikin Melirik

Honda Monkey kembali mendapat penyegaran visual, tetapi identitas klasiknya tetap tidak banyak berubah. Motor mungil ini kini dipasarkan Rp88,094 juta on the road Jakarta, angka yang langsung menegaskan posisinya sebagai motor hobi premium.

Pembaruan utamanya ada pada warna baru dan motif jok kotak-kotak. Astra Honda Motor menempatkan penyegaran ini sebagai opsi bagi konsumen yang ingin tampil unik tanpa kehilangan karakter ikonik Monkey.

Warna baru, karakter lama tetap dipertahankan

Honda Monkey kini tersedia dalam tiga pilihan warna, yakni Banana Yellow, Millenium Red, dan Pearl Cadet Gray. Meski tampil lebih segar, siluet klasik khas generasi pertamanya masih dipertahankan lewat bodi ringkas, mesin, sasis, dan karakter mini-bike premium.

Marketing Director AHM Octavianus Dwi mengatakan kombinasi warna dan motif jok anyar membuat Monkey terlihat lebih menarik. Ia juga menegaskan pembaruan itu tetap menjaga keunikan Monkey bagi pecinta motor hobi.

“Lewat warna dan motif jok yang baru ini, kami ingin memberikan pilihan yang lebih unik dan ikonik bagi konsumen yang ingin mengekspresikan diri melalui motor hobi mereka, sekaligus berani tampil unik, fun, dan fashionable,” ujar Octa.

Detail warna Honda Monkey

Varian WarnaCiri UtamaKarakter
Banana YellowWarna baruTampil lebih mencolok
Millenium RedWarna baruMemberi kesan berani
Pearl Cadet GrayWarna baruLebih kalem dan unik

Makin modern, tapi tetap mungil

Monkey sendiri sudah hadir sejak 1961 dan kini dibekali sejumlah fitur modern. Panel meter digital menampilkan speedometer, indikator level bensin enam segmen, dan odometer dengan dua trip meter.

Seluruh sistem pencahayaan pada motor ini juga sudah menggunakan teknologi LED. Pembaruan itu membuat Monkey tampil klasik dari luar, tetapi tetap mengikuti kebutuhan motor kecil premium di era sekarang.

Mesin 125 cc dan kaki-kaki premium

Di sektor performa, Honda Monkey mengandalkan mesin silinder tunggal 125cc SOHC 2-valve berpendingin udara. Mesin itu dipadukan dengan teknologi PGM-FI dan transmisi 5 percepatan.

Pada bagian kaki-kaki, motor ini memakai suspensi depan upside down Showa. Suspensi belakangnya menggunakan model ganda atau twin rear suspension.

Ban tipe block pattern juga menjadi bagian dari karakter Monkey. Ukurannya 120/80-12 65J di depan dan 130/80-12 69J di belakang.

Posisinya di pasar motor hobi

Dengan kombinasi desain klasik, fitur modern, dan warna baru, Monkey tetap diposisikan sebagai motor hobi yang menonjolkan gaya. Aura uniknya masih menjadi daya tarik utama, terutama bagi konsumen yang mencari motor kecil dengan identitas berbeda.

Harga Rp88,094 juta on the road Jakarta membuat Monkey berada di kelas premium untuk sebuah motor mungil. Di sisi lain, penyegaran visual dan mempertahankan karakter lama memberi alasan baru bagi penggemarnya untuk melirik model ini.

Source: www.cnnindonesia.com
Terkait