Moto G77 Power vs Moto G77, Baterai Lebih Gahar tapi Layar dan Kamera Terpangkas

Moto G77 Power datang membawa nama yang terdengar lebih bertenaga, tetapi perbandingan awal dengan Moto G77 justru menunjukkan pola yang tidak biasa. Motorola tampaknya menukar pengalaman visual dan kamera demi paket yang lebih sederhana pada varian Power.

Kedua ponsel ini memang berdiri di fondasi yang sama karena sama-sama memakai chipset MediaTek Dimensity 6400 dan menjalankan Android 16. Artinya, perbedaan paling terasa bukan ada di performa inti atau software, melainkan pada bagian yang langsung dilihat pengguna setiap hari.

Layar jadi pembeda paling mencolok

Moto G77 tampil lebih unggul di sektor layar dengan panel Extreme AMOLED 6,78 inci. Panel ini mendukung warna 10-bit, cakupan 100 persen DCI-P3, dan tingkat kecerahan puncak hingga 5.000 nits.

Di sisi lain, Moto G77 Power memakai layar LCD 6,72 inci dengan panel 8-bit dan kecerahan puncak 1.050 nits. Keduanya tetap membawa refresh rate 120Hz, resolusi Full HD+, dan perlindungan Corning Gorilla Glass 7i.

ModelLayarWarna dan KecerahanProteksi
Moto G77Extreme AMOLED 6,78 inci10-bit, 100 persen DCI-P3, hingga 5.000 nitsCorning Gorilla Glass 7i
Moto G77 PowerLCD 6,72 inci8-bit, hingga 1.050 nitsCorning Gorilla Glass 7i

Perbedaan itu membuat Moto G77 terasa lebih premium untuk konsumsi konten. AMOLED biasanya menawarkan kontras dan kedalaman warna yang lebih baik, sementara LCD pada varian Power mengarah ke pendekatan yang lebih praktis.

Performa mirip, pengalaman visual berbeda jauh

Karena chipset yang digunakan sama, arah performa dasar keduanya tidak berubah banyak. Pengguna yang memilih salah satu dari keduanya tetap mendapat dukungan platform yang sama lewat Android 16.

Justru di titik ini strategi Motorola terlihat jelas. Alih-alih membedakan keduanya lewat otak pemrosesan atau software, perusahaan memisahkan target pengguna lewat kualitas layar.

Moto G77 mengarah ke kelas yang lebih premium karena membawa ukuran panel lebih besar, teknologi Extreme AMOLED, dukungan 10-bit, dan puncak kecerahan yang sangat tinggi. Tambahan cakupan 100 persen DCI-P3 juga memperkuat posisinya untuk pengguna yang peduli pada warna.

Moto G77 Power masih mempertahankan hal penting seperti refresh rate 120Hz dan resolusi Full HD+. Namun, spesifikasi panelnya jelas menunjukkan bahwa varian ini tidak mengejar level tampilan setinggi Moto G77.

Varian Power tidak menyamai sektor kamera

Nama Power bisa memberi kesan bahwa model ini menawarkan paket yang lebih lengkap, tetapi informasi yang terungkap justru menunjukkan arah berbeda. Selain layar yang lebih sederhana, varian ini juga turun di sektor kamera dibanding Moto G77.

Artinya, ada kompromi yang cukup jelas di bagian yang biasanya ikut menentukan kesan premium sebuah ponsel. Dengan posisi seperti ini, Moto G77 Power tampak lebih cocok untuk pengguna yang lebih memprioritaskan fondasi yang sama tanpa mengejar pengalaman visual dan kamera yang lebih tinggi.

Moto G77 Power akan hadir di India pada 8 Juli, sementara Moto G77 lebih dulu debut secara global dan belum diperkenalkan di India. Kondisi ini membuat varian Power berpeluang menjadi pintu masuk seri ini ke pasar India, sekaligus memunculkan perbandingan langsung dengan model global yang tampil lebih meyakinkan di layar.

Source: www.gizmochina.com
Terkait