Honda CB400 Super Four 2026 mempertahankan daya tarik yang kini semakin jarang ditemukan pada naked bike modern, yakni mesin 4-silinder berkapasitas 399cc. Karakter mesin tersebut dipadukan dengan E-Clutch, teknologi yang menawarkan kemudahan saat berpindah gigi tanpa menghilangkan pilihan kendali manual.
Kombinasi itu menempatkan CB400 Super Four sebagai motor untuk pengendara yang masih mencari respons halus dari konfigurasi empat silinder, tetapi menginginkan kepraktisan elektronik. Pendekatan ini membuat model tersebut tidak hanya mengandalkan nostalgia, melainkan juga mencoba menjawab kebutuhan berkendara masa kini.
E-Clutch Memberi Pilihan Berkendara Lebih Fleksibel
Honda E-Clutch menjadi pembeda utama pada CB400 Super Four 2026 karena sistem ini memungkinkan pengendara mengganti gigi tanpa menarik tuas kopling. Pengoperasian transmisi dapat tetap dilakukan secara manual atau memanfaatkan mode otomatis yang dikendalikan elektronik.
Dengan pilihan tersebut, pengendara tetap dapat menikmati karakter perpindahan gigi motor manual saat diinginkan. Di sisi lain, sistem E-Clutch memberi kemudahan tambahan untuk kondisi berkendara yang menuntut kepraktisan.
Kabarcirebon.pikiran-rakyat.com menyebut teknologi ini dirancang untuk membuat proses perpindahan gigi berlangsung lebih lancar. Kehadirannya memperlihatkan upaya Honda menjaga identitas klasik CB400 Super Four sambil menambahkan fitur yang lebih modern.
Mesin 399cc Tetap Menjadi Inti Karakter
Di balik teknologi transmisinya, Honda CB400 Super Four 2026 mengusung mesin DOHC 4-silinder 399cc dengan sistem pendingin cair. Mesin itu disebut mampu menghasilkan tenaga maksimum hingga 58 HP atau sekitar 57,6 hp.
Torsi puncaknya tercatat 38 Nm pada 9.750 rpm. Angka tersebut memperkuat posisi motor ini sebagai pilihan bagi penggemar mesin empat silinder berkapasitas menengah yang mengutamakan karakter halus dan responsif.
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Mesin | 399cc DOHC 4-silinder, pendingin cair |
| Daya maksimum | Hingga 58 HP atau sekitar 57,6 hp |
| Torsi maksimum | 38 Nm pada 9.750 rpm |
| Transmisi | E-Clutch dengan pilihan manual atau mode otomatis |
Konfigurasi Mesin 4-Silinder 399cc menjadi elemen yang membedakan model ini di tengah pilihan naked bike yang semakin banyak memakai konfigurasi mesin lain. Honda tetap menjadikan karakter mesin sebagai pusat pengalaman berkendara, bukan sekadar pelengkap dari daftar fitur elektronik.
Perlengkapan Modern untuk Kebutuhan Harian
CB400 Super Four 2026 juga dibekali sistem pencahayaan LED, suspensi depan upside-down, serta layar TFT berukuran 5 inci. Layar tersebut mendukung konektivitas smartphone untuk melengkapi kebutuhan penggunaan sehari-hari.
Keberadaan layar TFT dan konektivitas membuat motor ini membawa perlengkapan yang sesuai dengan tren kendaraan modern. Namun, fitur tersebut hadir berdampingan dengan identitas utama CB400 Super Four sebagai naked bike bermesin empat silinder.
Suspensi upside-down turut menjadi bagian dari paket yang disebut tersedia pada model ini. Detail tersebut melengkapi fokus Honda pada perpaduan teknologi, tampilan modern, dan karakter berkendara yang sudah lekat dengan nama CB400 Super Four.
Harga Jepang dan Ketersediaan di Indonesia
Di Jepang, Honda CB400 Super Four 2026 dijual seharga ¥998.800. Harga itu menempatkannya sebagai motor yang menawarkan nilai emosional dari nama CB400 Super Four sekaligus teknologi E-Clutch.
Untuk pasar Indonesia, ketersediaannya perlu dicek melalui jaringan dealer Honda Big Wing terdekat. Langkah tersebut penting bagi peminat yang ingin mengetahui apakah model ini benar-benar tersedia secara lokal atau masih menjadi daya tarik dari pasar Jepang.
