Chery Tiggo 9 CSH Bisa Jadi Pembangkit Listrik, Nobar di Luar Ruang Tak Perlu Colokan

Author: Cung Media

Chery Tiggo 9 CSH tidak hanya diposisikan sebagai SUV untuk membawa penumpang. Mobil plug-in hybrid ini dapat memasok listrik ke perangkat eksternal lewat fitur Vehicle-to-Load atau V2L, dengan output hingga 6.600 watt.

Kemampuan tersebut membuat satu kendaraan dapat membantu memenuhi kebutuhan acara luar ruang yang minim akses listrik. Televisi untuk nonton bareng, mesin kopi, kompor listrik, dan perlengkapan pendukung lain dapat ditenagai dari baterai mobil selama kebutuhannya masih berada dalam kapasitas sistem.

Nobar Komunitas dengan Listrik dari Mobil

Pemanfaatan V2L ini terlihat dalam kegiatan nonton bareng pertandingan sepak bola internasional bersama komunitas OtoCibubur. Chery Indonesia menyediakan satu unit Tiggo 9 CSH yang berfungsi sebagai kendaraan operasional sekaligus sumber daya listrik selama acara.

Dalam situasi seperti ini, mobil tidak berhenti berperan setelah tiba di lokasi. Baterainya dapat digunakan untuk menyalakan perangkat yang diperlukan tanpa komunitas harus membawa generator terpisah.

Ketua Pelaksana Nongkrong Bareng OtoCibubur, Hendra Suhara, menyebut kegiatan komunitas tersebut biasanya berisi wisata kuliner, olahraga pagi, dan touring bermotor. Pertandingan sepak bola kemudian menjadi alasan tambahan untuk berkumpul, bersorak bersama, dan melanjutkan kegiatan dengan sarapan.

“Selama ini nongkrong bareng kami di OtoCibubur diisi dengan wisata kuliner, olahraga pagi dan touring bermotor. Namun kali ini, mumpung ada pertandingan sepak bola internasional, kami jadikan momentum untuk berkumpul sambil mempererat silaturahmi,” ujar Hendra Suhara.

V2L Mengubah Baterai Menjadi Sumber Daya Portabel

Fitur V2L bekerja memakai adaptor khusus yang menghubungkan sistem kendaraan dengan perangkat listrik di luar mobil. Informasi yang dimuat Oto.com menyebut daya hingga 6,6 kW itu dapat digunakan untuk kebutuhan seperti menyalakan televisi, memasak menggunakan kompor listrik, serta membuat kopi.

Nilai praktisnya terasa saat acara berlangsung di area terbuka atau tempat yang tidak memiliki colokan memadai. Pengguna cukup memastikan perangkat yang dipakai tidak melampaui kapasitas pasokan listrik yang didukung kendaraan.

Aspek Data Tiggo 9 CSH Kegunaan
Output V2L Hingga 6,6 kW atau 6.600 watt Menyalakan perangkat listrik eksternal
Jarak tempuh listrik Lebih dari 180 km Mobilitas dengan tenaga baterai
Jarak tempuh kombinasi Lebih dari 1.400 km Perjalanan jarak jauh
Fast charging 30% ke 80% sekitar 20 menit Pengisian baterai lebih singkat

Fungsi ini memperluas pemakaian baterai pada kendaraan elektrifikasi. Energi yang tersimpan tidak hanya dipakai untuk menggerakkan mobil, melainkan juga dapat dialirkan ke perangkat lain ketika dibutuhkan.

SUV PHEV dengan Jangkauan Lebih Fleksibel

Di balik kemampuan memasok listrik tersebut, Chery Tiggo 9 CSH merupakan SUV flagship tujuh penumpang yang memakai teknologi Chery Super Hybrid. Sistem Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV ini menggabungkan mesin bensin 1,5 liter turbo dengan motor listrik.

Pengemudi dapat memanfaatkan tenaga listrik penuh atau memadukannya dengan mesin bensin sesuai kebutuhan perjalanan. Konfigurasi itu dirancang untuk menggabungkan respons performa dengan efisiensi bahan bakar.

Dalam mode listrik murni, Tiggo 9 CSH disebut mampu menempuh lebih dari 180 kilometer. Saat baterai dan mesin bensin bekerja bersama, jarak tempuh totalnya diklaim melampaui 1.400 kilometer.

Jangkauan tersebut memberi konteks mengapa fitur V2L menjadi pelengkap yang menarik bagi kendaraan ini. Mobil dapat dipakai untuk perjalanan harian maupun rute jarak jauh, sembari membawa potensi pasokan listrik portabel saat berada di lokasi kegiatan.

Pengisian Cepat Menopang Kepraktisan

Tiggo 9 CSH juga mendukung pengisian cepat untuk menjaga kepraktisan penggunaan baterainya. Chery menyebut kapasitas baterai dapat terisi dari 30 persen ke 80 persen dalam sekitar 20 menit melalui fasilitas fast charging.

Kombinasi PHEV, jarak tempuh listrik, mesin bensin, dan V2L memberi kendaraan ini peran yang lebih luas daripada sarana mobilitas semata. Bagi kegiatan komunitas di luar ruang, daya 6.600 watt dapat menjadi alternatif pasokan energi tanpa bergantung pada colokan di lokasi.

Source: www.oto.com
Terbaru