Hodak Dan Barba Kembali, Persib Justru Kehilangan Klok Jelang Lawan Persijap

Persib Bandung mendapat kabar campur aduk jelang laga pamungkas BRI Super League 2025/2026 melawan Persijap Jepara. Bojan Hodak kembali mendampingi tim, Federico Barba serta Luciano Guaycochea juga siap dimainkan, tetapi Marc Klok justru harus menepi karena akumulasi kartu kuning.

Situasi itu membuat Maung Bandung memasuki laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/5/2026), dengan komposisi yang tidak sepenuhnya utuh. Persib tetap punya tambahan tenaga penting, namun kehilangan kapten di lini tengah bisa mengubah ritme permainan tim pada pertandingan penutup musim.

Hodak kembali ke pinggir lapangan

Kembalinya Bojan Hodak menjadi salah satu poin paling penting bagi Persib. Kehadiran pelatih kepala di sisi lapangan memberi kesempatan koordinasi taktik berjalan lebih cepat dan lebih langsung saat pertandingan berlangsung.

Bagi Persib, momen ini datang pada waktu yang tepat karena mereka membutuhkan arah yang jelas dalam laga terakhir. Hodak kini bisa kembali memimpin dari bench setelah sebelumnya tim tidak selalu didampingi langsung olehnya.

Barba dan Guaycochea menambah opsi

Selain Hodak, Persib juga mendapat tambahan kekuatan dari Federico Barba dan Luciano Guaycochea. Dua pemain asing itu kembali tersedia dan memberi lebih banyak pilihan dalam penyusunan susunan pemain menghadapi Persijap.

Kehadiran mereka penting untuk menjaga fleksibilitas tim di laga yang menentukan penutupan kompetisi. Dengan opsi yang lebih lengkap, Hodak punya ruang lebih besar untuk memilih komposisi terbaik sesuai kebutuhan pertandingan.

Klok absen setelah kartu kuning ketujuh

Di sisi lain, Persib harus menerima kenyataan tanpa Marc Klok. Gelandang sekaligus kapten tim itu absen karena akumulasi kartu kuning setelah mendapat kartu dalam laga melawan PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Minggu (17/5/2026).

Kartu kuning tersebut menjadi yang ketujuh bagi Klok sepanjang musim. Hukuman itu membuatnya tidak bisa tampil saat Persib menutup kompetisi, padahal perannya selama ini sangat penting dalam menjaga keseimbangan permainan.

Klok dikenal kerap menjadi pengatur tempo dan penghubung antarlini. Kehilangannya membuat Persib harus mencari cara lain untuk menjaga aliran bola dan stabilitas di lini tengah.

Insiden yang memicu sanksi

Kartu kuning yang diterima Klok tidak lepas dari situasi panas di dekat bangku cadangan saat melawan PSM. Ia mendapat peringatan setelah bersitegang dengan pelatih sementara PSM, Ahmad Amiruddin.

Klok menyebut insiden bermula ketika dirinya hendak mengambil bola untuk lemparan ke dalam. Ia merasa ada ucapan yang tidak pantas dari kubu lawan sebelum situasi berkembang menjadi adu mulut dan saling dorong.

“Saya sedih. Saya akan banding kartu kuning itu. Karena saya hanya mau mengambil bola dan mereka mulai berkata-kata yang kurang baik. Semoga banding ini berhasil,” kata Klok.

Dampak ke laga terakhir Persib

Absennya Klok menambah daftar persoalan kecil yang harus dihadapi Persib saat meladeni Persijap. Dua asisten pelatih, Igor Tolic dan Miro Petric, juga ikut menerima kartu kuning pada laga yang sama.

Tolic memastikan dirinya tidak akan mendampingi tim dari sisi lapangan karena menjalani sanksi larangan tampil. Ia menyebut kali ini giliran Hodak yang kembali memimpin langsung dari bangku cadangan, sementara dirinya harus memantau pertandingan dari tribun.

Kondisi tersebut membuat Persib tetap punya figur utama di pinggir lapangan, tetapi tidak dalam komposisi staf yang sepenuhnya lengkap. Meski begitu, kembalinya Hodak, Barba, dan Guaycochea memberi kabar positif di tengah absennya Klok pada laga terakhir musim ini.

Source: www.beritasatu.com
Terkait