Galaxy A57 Bukan Cuma Jago Kamera, Fitur Ini Bikin Bikin Konten Lebih Ringkas

Galaxy A57 5G tidak hanya mengandalkan kamera dan Nightography untuk menarik perhatian. Ponsel ini juga dibekali fitur yang membantu alur kerja content creator, terutama pengguna muda yang ingin membuat konten langsung dari smartphone tanpa ribet.

Yang membuatnya menarik, dukungan itu tidak berhenti di proses merekam. Samsung juga menyiapkan fitur yang membantu saat pengguna menyusun skrip, mengatur kamera, sampai melakukan editing ringan dalam satu perangkat.

Multi Window bisa jadi prompter dadakan

Salah satu fitur yang paling berguna untuk konten video adalah Multi Window. Fitur ini bisa dipakai untuk membuka Samsung Notes dan aplikasi kamera secara bersamaan dalam mode layar terbagi.

Dengan susunan seperti itu, naskah tetap terlihat saat perekaman berlangsung. Cara ini cocok untuk video talking head, review produk, atau penjelasan singkat yang butuh alur bicara rapi tanpa sering berhenti merekam.

Bagi pengguna yang sering membuat video cepat untuk unggahan media sosial, Multi Window membuat proses produksi terasa lebih praktis. Ponsel bisa berfungsi sekaligus sebagai alat rekam dan alat bantu baca skrip.

Camera Assistant menambah kendali saat memotret dan merekam

Galaxy A57 juga mendukung Camera Assistant yang diakses lewat aplikasi Good Lock. Setelah diunduh, pengguna akan menemukan pengaturan kamera tambahan yang tidak tersedia secara default.

Salah satu opsinya adalah Prioritize Focus, yang membantu kamera mengunci fokus pada objek bergerak. Ada juga Distortion Correction untuk mengurangi efek melengkung saat memakai kamera ultra-wide.

Fitur Screen Dim While Recording turut tersedia untuk meredupkan layar otomatis selama perekaman video. Opsi ini membantu menghemat baterai, terutama saat sesi rekam berlangsung lebih lama.

Editing ringan bisa dilakukan langsung di ponsel

Di sisi pengolahan visual, Galaxy A57 membawa kemampuan yang bisa dipakai untuk membuat scrapbook digital tanpa aplikasi tambahan. Fitur Drag and Drop pada One UI 8.5 memungkinkan pengguna menyeleksi objek dari sebuah foto lalu memindahkannya ke kanvas lain.

Objek itu kemudian bisa digabung dengan gambar lain atau elemen visual tambahan. Hasilnya dapat dipakai untuk membuat scrapbook, cover konten, atau materi unggahan media sosial dengan langkah yang lebih singkat.

Format seperti ini belakangan populer untuk cover Instagram Reels dan unggahan yang ingin terlihat lebih personal dan estetik. Kehadiran fitur bawaan membuat proses kreatif tidak harus selalu berpindah aplikasi.

Bukan sekadar ponsel untuk ambil gambar

Kombinasi fitur tersebut membuat Galaxy A57 terasa lebih lengkap untuk kebutuhan kreator pemula maupun pengguna aktif media sosial. Perangkat ini tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan foto dan video, tetapi juga membantu dari tahap produksi sampai editing dasar.

Samsung menyebut kebiasaan pengguna Galaxy A Series banyak didominasi kalangan muda. Menurut MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Annisa Maulina, pembeli Galaxy A57 dan A37 banyak berasal dari kelompok usia Gen Z dengan minat pada travelling, foto, video, dan konten yang mudah dibagikan ke media sosial.

Konteks itu menjelaskan mengapa fitur-fitur pada Galaxy A57 dibuat dekat dengan kebutuhan harian pengguna yang ingin serba cepat. Bagi mereka yang sering membuat konten spontan, ponsel ini menawarkan alur kerja yang lebih ringkas dari rekam sampai jadi.

Source: inet.detik.com

Terkait