Samsung tampaknya sedang menyiapkan langkah yang tak biasa di kelas entry-level. Galaxy A18 disebut berpeluang menjadi salah satu ponsel murah pertama dari Samsung yang langsung datang dengan One UI 9 sejak pertama kali dibuka dari kotaknya.
Kabar ini menarik karena Samsung belakangan lebih banyak disorot lewat pengembangan One UI 9 Beta dan perluasan dukungannya ke perangkat lain. Di saat fokus itu berjalan, kemunculan Galaxy A18 justru memberi sinyal bahwa antarmuka baru tersebut bisa lebih cepat turun ke segmen yang lebih terjangkau.
Jejak Pengujian di Server Eropa
Petunjuk terbaru datang dari SammyGuru yang menemukan Galaxy A18 di server pengujian Eropa milik Samsung. Perangkat itu muncul dengan nomor model SM-A185F dan firmware A185FXXU0AZF2.
Kehadiran firmware tersebut dianggap sebagai tanda bahwa Samsung mungkin sudah masuk tahap akhir penyelesaian perangkat keras dan mulai fokus ke perangkat lunak. Dengan begitu, ponsel ini diduga sudah cukup dekat menuju peluncuran resmi.
One UI 9 Jadi Daya Tarik Utama
Yang paling menonjol dari bocoran ini adalah kemungkinan One UI 9 tersedia langsung sebagai bawaan. Jika benar, Galaxy A18 akan menjadi salah satu model budget Samsung yang lebih awal membawa fitur antarmuka baru tanpa menunggu pembaruan setelah pembelian.
Konteks ini makin kuat karena pendahulunya, Galaxy A17, baru saja menerima One UI 8.5. Lompatan itu menunjukkan Samsung bisa mempercepat adopsi software baru di lini bawah, bukan hanya di ponsel premium dan kelas menengah.
Spesifikasi Awal Masih Terbatas
Detail Galaxy A18 sejauh ini masih sangat minim. Namun, rumor awal menyebut perangkat ini dapat membawa panel Infinity-U AMOLED, baterai 5.000mAh, dan sertifikasi IP54.
Jika benar, kombinasi itu akan terasa menarik untuk kelas harga terjangkau. Layar AMOLED dan baterai besar biasanya menjadi dua hal yang paling dicari di segmen ini.
Di sisi performa, Galaxy A18 disebut masih memakai chipset MediaTek Helio G99. Konfigurasi dasarnya juga dirumorkan mencakup RAM 4 GB dan penyimpanan internal 128 GB.
Susunan spesifikasi itu menunjukkan Samsung kemungkinan tetap mengejar efisiensi biaya sambil menjaga pengalaman harian tetap memadai. Helio G99 sendiri kerap dipakai untuk perangkat yang menargetkan keseimbangan antara daya tahan dan performa dasar.
Dukungan Software dan Harga yang Mungkin Naik
Satu hal lain yang ikut mencuri perhatian adalah kemungkinan dukungan pembaruan software selama enam tahun. Jika diterapkan, kebijakan ini akan menjadi nilai jual penting di kelas budget karena komitmen seperti itu biasanya lebih identik dengan ponsel yang lebih mahal.
Meski begitu, harga Galaxy A18 sendiri belum terungkap. Kalangan industri disebut mengarah pada kemungkinan banderol yang lebih tinggi dibanding Galaxy A17.
Kenaikan itu dikaitkan dengan krisis RAM yang sedang berlangsung. Dampaknya, Samsung disebut mungkin perlu menyesuaikan strategi harga meski tetap bermain di kelas terjangkau.
Jadwal Peluncuran Masih Tanda Tanya
Bocoran yang beredar belum mencantumkan tanggal pasti peluncuran. Namun, pola perilisan sebelumnya membuat Galaxy A18 diperkirakan hadir dalam beberapa bulan ke depan.
Galaxy A17 sendiri meluncur pada Agustus 2025. Berdasarkan pola itu, Galaxy A18 disebut berpeluang hadir di periode yang mirip, lalu disusul varian 5G pada waktu berikutnya di 2026.
Di saat yang sama, bocoran tentang Galaxy S26 FE juga mulai muncul. Karena itu, ada dugaan Galaxy A18 akan meluncur berdekatan atau bahkan dalam periode yang sama dengan perangkat tersebut.
Untuk sementara, kemunculan Galaxy A18 di server uji Eropa menjadi petunjuk paling jelas bahwa perangkat ini sedang dipersiapkan serius. Informasi lebih rinci kemungkinan baru akan muncul mendekati peluncuran, termasuk soal fitur final, harga, dan pasar tujuan perangkat ini.
Source: gadgets.beebom.com






