Gabriel Mutombo Sulit Menolak Persib, Panggung ACL 2 Menguatkan Ambisinya

Gabriel Mutombo melihat Persib Bandung sebagai pilihan yang sulit ditolak, meski namanya disebut turut menjadi incaran Bali United. Bek asal Prancis itu menilai Maung Bandung memiliki nama besar dan ambisi yang selaras dengan target pribadinya.

Peluang bermain di AFC Champions League Two menjadi magnet utama bagi Mutombo untuk memilih Bandung. Persib akan tampil di kompetisi Asia tersebut pada musim 2026-2027 setelah mempertahankan gelar juara Super League.

Target Asia membuat kebutuhan Persib di lini belakang menjadi semakin penting pada musim baru. Mutombo diproyeksikan mengisi peran yang sebelumnya dijalankan Federico Barba, salah satu pemain penting dalam keberhasilan tim pada musim lalu.

Menurut Mutombo, panggilan dari Persib membawa bobot tersendiri karena reputasi klub itu di sepak bola Indonesia. “Alasannya, karena saya tahu Persib adalah klub terbaik di Indonesia, dan ketika mereka memanggil saya, saya tidak bisa berkata tidak. Sulit untuk mengatakan tidak,” ungkapnya.

Tantangan Domestik dan Asia

Keputusan tersebut bukan sekadar perpindahan klub setelah Mutombo memperkuat Ratchaburi FC di Thailand. Ia melihat Persib sebagai tim yang terus memasang ambisi untuk bersaing memperebutkan gelar pada setiap musim.

Agenda Super League dan ACL 2 akan menuntut komposisi skuad yang kuat, terutama di sektor pertahanan. Kehadiran bek berusia 30 tahun itu diharapkan menambah opsi Persib dalam menghadapi dua level persaingan yang berbeda.

PemainPosisiKlub pada musim lalu
Gabriel MutomboBekRatchaburi FC
Gakuto NotsudaGelandangBG Pathum United

Masukan dari Rekan Senegara

Sebelum datang ke Bandung, Mutombo mencari gambaran mengenai klub dari dua rekan senegaranya, Layvin Kurzawa dan Andrew Jung. Keduanya ikut membawa Persib menjadi juara pada musim 2025-2026.

Mutombo mengatakan percakapan itu berlangsung sekitar satu atau dua pekan sebelum ia tiba. Dalam keterangannya yang dikutip Kompas.com, ia menyebut Kurzawa dan Jung menyampaikan banyak kesan positif mengenai Persib.

“Saya sempat bicara dengan mereka, mungkin satu atau dua minggu sebelum saya datang ke sini. Mereka hanya menceritakan hal-hal baik tentang klub ini kepada saya,” paparnya.

Kesan positif itu berlanjut ketika Mutombo mulai mengenal lingkungan tim. Ia menilai intensitas latihan berjalan baik dan para pemain memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk menghadapi musim kompetisi.

Ruang Ganti dan Adaptasi di Bandung

Mutombo menggambarkan suasana ruang ganti Persib seperti satu keluarga. Baginya, atmosfer tersebut menjadi fondasi penting bagi tim yang berada di bawah komando pelatih Igor Tolic.

“Sangat bagus. Intensitasnya bagus, semua pemain bagus dan ruang ganti (suasananya) seperti satu keluarga,” kata Mutombo. Ia memandang kondisi itu sebagai hal positif untuk perjalanan Persib sepanjang musim.

Adaptasinya juga mencakup kehidupan di Kota Bandung, yang disebutnya sebagai kota luar biasa meski memiliki lalu lintas padat. Keberadaan mal, tempat kopi, dan restoran membuatnya merasa nyaman dengan lingkungan barunya.

Dari Rival Liga Thailand Menjadi Rekan

Mutombo sudah memiliki gambaran tentang Gakuto Notsuda sebelum keduanya berada dalam satu tim. Mereka sempat berhadapan di Liga Thailand musim lalu saat Notsuda membela BG Pathum United.

Kini, keduanya berpeluang bekerja sama untuk Persib setelah sebelumnya berdiri di sisi berseberangan. Mutombo menilai gelandang asal Jepang itu memiliki fisik menonjol, rajin bergerak, serta mampu melepas umpan dan tendangan yang baik.

“Dia banyak berlari ke mana-mana, dia bisa melepas tendangan yang bagus dan dia bisa memberikan umpan. Dia pemain yang sangat bagus,” ujar Mutombo mengenai Notsuda.

Pemahaman awal terhadap kualitas Notsuda dapat membantu proses membangun chemistry di skuad baru Persib. Kolaborasi antarpemain akan menjadi bagian penting dalam persiapan Maung Bandung menghadapi Super League dan AFC Champions League Two.

Source: bola.kompas.com
Terkait