3 Motor Listrik VinFast Mulai Rp17,5 Juta, Baterai Bisa Ditukar dan Dirakit di Subang

VinFast membuka jalan masuk ke pasar motor listrik Indonesia dengan tiga model yang dibanderol mulai Rp17,5 juta on the road Jakarta melalui skema sewa baterai. Daya tariknya bukan hanya harga awal, melainkan opsi penukaran baterai serta rencana perakitan lokal di Subang, Jawa Barat, pada 2027.

Tiga model yang dibawa adalah Evo, Feliz II, dan Viper, dengan sasaran pengguna yang berbeda. Pada tahap awal, seluruh unit masih didatangkan dalam bentuk completely built up atau CBU sebelum fasilitas produksi di Subang mulai merakitnya.

Harga mulai Rp17,5 juta dengan karakter berbeda

VinFast menempatkan Evo sebagai opsi paling terjangkau untuk kebutuhan perjalanan harian, sedangkan Feliz II juga ditujukan bagi pengguna sehari-hari. Viper hadir dengan pendekatan desain yang lebih sporty dan menyasar pengendara muda.

ModelKarakterKecepatan MaksimumHarga OTR Jakarta*
EvoKendaraan harian80 km/jamRp17,5 juta
Feliz IIKendaraan harian90 km/jamRp18,5 juta
ViperSporty untuk pengendara muda90 km/jamRp22 juta

*Harga berlaku untuk skema sewa baterai dan berstatus on the road Jakarta.

Ketiga model memakai motor listrik BLDC in-wheel dengan tenaga 5.200 watt. Perbedaan di antara Evo, Feliz II, dan Viper terutama terletak pada desain, kecepatan puncak, serta jarak tempuh yang ditawarkan.

Evo diklaim mampu menempuh hingga 150 kilometer ketika baterai terisi penuh. Sementara itu, Viper dan Feliz II memiliki klaim jarak tempuh sekitar 145 kilometer dalam kondisi baterai penuh.

Dua slot baterai dan layanan swapping

Ketiganya dibekali dua slot baterai di bawah jok yang memungkinkan pengguna memasang dua baterai LFP berkapasitas 1,5 kWh secara bersamaan. Konfigurasi ini menjadi salah satu fondasi strategi VinFast untuk menawarkan penggunaan motor listrik yang lebih fleksibel.

Konsumen dapat membeli motor berikut baterainya atau memilih skema langganan baterai. Selain pengisian di rumah, baterai juga dapat ditukar melalui jaringan battery swapping milik V-GREEN.

Pada masa peluncuran, VinFast menawarkan penukaran baterai gratis selama satu tahun. Program tersebut membatasi fasilitas hingga 20 kali penukaran setiap bulan untuk setiap konsumen.

Garansi kendaraan diberikan hingga empat tahun sesuai batas jarak tempuh yang ditetapkan perusahaan. Baterai memperoleh tambahan garansi dua tahun dengan ketentuan jarak tempuh yang juga mengikuti kebijakan VinFast.

Dealer dan layanan purnajual menjadi penopang

VinFast tidak hanya mengandalkan penjualan unit untuk memperluas pasar motor listriknya di Indonesia. Perusahaan juga menyiapkan dealer, layanan purnajual, stasiun pengisian daya, serta jaringan penukaran baterai.

Sebanyak 20 dealer resmi VinFast e-motorcycle dijadwalkan mulai beroperasi pada 19-25 Juli 2026. Jaringan ini akan tersebar di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Medan, Palembang, Makassar, dan sejumlah kota besar lain.

Perusahaan menyatakan telah mengantongi ribuan pemesanan melalui program Early Booking yang dibuka sebelumnya. Kehadiran jaringan dealer dan fasilitas pendukung tersebut akan menjadi faktor penting sebelum perakitan lokal di Subang dimulai.

Managing Director VinFast E-scooter Overseas Market Vo Thi Cam Tu mengatakan pembangunan ekosistem menjadi bagian dari upaya memudahkan konsumen berpindah ke kendaraan tanpa emisi. “Peluncuran 20 dealer di berbagai wilayah Indonesia bersama jaringan battery swapping, stasiun pengisian daya, dan layanan purnajual merupakan langkah penting berikutnya dalam mewujudkan visi tersebut,” kata Cam Tu di Jakarta, Sabtu (18/7).

Rencana produksi di Subang pada 2027 memberi arah baru bagi kehadiran VinFast di pasar domestik. Sebelum itu terwujud, Evo, Feliz II, dan Viper akan mengandalkan unit CBU serta kesiapan layanan baterai dan purnajual untuk menjangkau konsumen Indonesia.

Source: www.cnnindonesia.com
Terkait