Ferrari Michael Jordan yang Hilang Akhirnya Ditemukan, Jejaknya Berakhir di Chicago

Author: Cung Media

Ferrari 550 Maranello merah milik Michael Jordan yang lama hilang akhirnya ditemukan lagi setelah bertahun-tahun berada di balik koleksi pribadi. Penemuan ini menarik perhatian bukan hanya karena nilai mobilnya, tetapi juga karena hubungan eratnya dengan salah satu era paling ikonik dalam budaya basket dan sneaker.

Mobil yang dicari itu adalah unit 1997 dengan interior tan dan velg chrome Speedline. Kendaraan ini pernah tertangkap kamera saat Jordan mengendarainya setelah Chicago Bulls mengunci gelar NBA 1997.

Mobil yang ikut membentuk Air Jordan 14

Ferrari ini punya tempat khusus di dunia sneaker karena disebut menjadi inspirasi langsung untuk Air Jordan 14. Tinker Hatfield, desainer Nike legendaris, mengambil kecintaan Jordan pada mobil sport sebagai dasar rancangan sepatu tersebut.

Detail visual Air Jordan 14 pun dibuat mengacu pada mobil itu. Badge sepatu meniru logo kuda jingkrak Ferrari, ventilasinya mengambil bentuk dari saluran udara mobil, dan karet pada tumit dibuat menyerupai pola tapak ban.

Jejak kecil yang mengantar ke penemuan besar

Pencarian mobil ini dimulai dari petunjuk yang sangat terbatas. Tim dealer supercar klasik We Are Curated hanya memiliki rumor dan satu unggahan forum yang memuat enam digit terakhir nomor rangka Ferrari tersebut.

Setelah nomor rangka lengkap disusun, tim menghubungi kontak di Ferrari untuk mengecek registri. Hasilnya mengejutkan karena mobil masih tercatat di sistem Ferrari atas nama Michael Jordan, lengkap dengan pelat kustom “MJ 5”.

Dari sana, We Are Curated mengirim pemburu barn find untuk tinggal di California selama beberapa minggu. Ia mendatangi bengkel-bengkel di kota tempat mobil itu terakhir terdaftar, lalu menelusuri petunjuk satu per satu di lapangan.

Upaya itu tidak berjalan mulus karena pemilik mobil sangat tertutup. Tim bahkan harus mengetuk pintu rumah, mendatangi tempat kerja, dan menerima telepon marah dari pemilik sebelum akhirnya pintu terbuka.

Pada akhirnya, pemilik menyerah setelah melihat kegigihan mereka. Ia mengakui sempat menelepon untuk memarahi tim, tetapi juga mengakui bahwa semua yang mereka lakukan berhasil.

Pembelian buta yang justru membuahkan hasil besar

Meski mobilnya sudah ditemukan, proses berikutnya tetap berisiko besar. Tim Curated mengaku membayar harga yang disebut sebagai rekor dunia, padahal mobil belum diperiksa, belum dilihat, dan belum ada foto yang diterima.

Kondisi itu membuat transaksi tersebut terasa seperti taruhan besar. Namun mobil datang dalam kondisi prima dengan jarak tempuh di bawah 18.000 mil.

Ferrari itu juga membawa dokumen yang sangat langka untuk mobil milik selebritas. Di dalamnya ada salinan title Illinois asli, toolkit asli, dan buku garansi pabrik yang ditandatangani langsung oleh Michael Jordan.

Kembali ke Chicago pada tanggal yang sama

Bagian paling dramatis dari kisah ini terjadi saat pengiriman mobil diatur ke Chicago. Karena tidak mengetahui tanggal pasti pembelian pertama Jordan, tim Curated menyusun momen pengungkapan besar di kota itu.

Saat mobil tiba di Chicago pada 29 Mei, mereka menyadari tanggal tersebut sama persis dengan tanggal Jordan membeli mobil itu pada 29 Mei 1997. Dengan begitu, Ferrari 550 Maranello tersebut kembali ke Chicago tepat 29 tahun setelah pertama kali diterima sebagai hadiah kemenangan.

Kembalinya mobil ini menutup salah satu jejak paling menarik dari masa kejayaan Jordan. Di satu sisi, mobil itu adalah supercar langka yang lama dicari kolektor, dan di sisi lain tetap menjadi bagian penting dari kisah yang menghubungkan NBA, desain sneaker, dan obsesi Michael Jordan pada mobil eksotis.

Terbaru