Dukung Portugal Demi Ronaldo, Fadi Alaydrus Justru Jagokan Prancis Jadi Juara

Fadi Alaydrus punya pilihan yang unik untuk Piala Dunia 2026. Ia mendukung Portugal karena Cristiano Ronaldo, tetapi justru menilai Prancis sebagai tim paling berpeluang menjadi juara.

Perbedaan antara tim hati dan tim jagoan itu muncul saat Fadi ditemui di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, Sabtu (13/6/2026). Ia mengaku mengikuti turnamen sepak bola terbesar itu sejak awal dan memberi perhatian khusus pada peta persaingan tim-tim unggulan.

Portugal Tetap Jadi Tim Hati

Ketertarikan Fadi pada Portugal berawal dari kekagumannya kepada Cristiano Ronaldo. Ia menyebut sejak kecil menyukai Real Madrid, lalu menjadikan Ronaldo sebagai sosok yang paling ia kagumi di lapangan.

Bagi Fadi, dukungan kepada Portugal bukan sekadar pilihan tim. Itu juga bentuk loyalitas kepada idolanya, dan ia menilai perdebatan soal Ronaldo serta Lionel Messi akan terus hidup di kalangan penggemar sepak bola.

Prancis Dianggap Paling Lengkap

Meski memihak Portugal secara emosional, Fadi tidak ragu menempatkan Prancis sebagai kandidat terkuat juara Piala Dunia 2026. Ia menyebut penilaian itu lahir dari gabungan insting dan pertimbangan logis terhadap kualitas skuad Prancis.

Ia menyoroti lini depan Prancis yang dinilai sangat menjanjikan. Nama Kylian Mbappe juga ikut disebut sebagai salah satu alasan tim itu terlihat lebih berbahaya dalam perebutan gelar.

Belanda Masuk Radar, Tapi Bukan Favorit Utama

Selain Prancis, Fadi juga menyebut Belanda sebagai tim yang bisa memberi kejutan. Namun, kepercayaan lebih besar tetap ia berikan kepada Prancis karena melihat kekuatan mereka lebih lengkap.

Pandangan itu menunjukkan bahwa dukungan emosional dan analisis teknis bisa berjalan bersamaan. Fadi memilih Portugal sebagai tim favorit pribadi, tetapi membaca peluang juara dengan cara yang lebih realistis.

Kenangan Paling Kuat dari Brasil 2014

Piala Dunia juga menyimpan kenangan khusus bagi Fadi. Ia menyebut edisi 2014 di Brasil sebagai turnamen paling berkesan karena saat itu usianya masih 10 tahun dan ia bisa menikmati pertandingan selepas sahur serta setelah subuh.

Dalam turnamen itu, Fadi mendukung Brasil sebagai tuan rumah. Namun, ia juga mengingat kekalahan telak Brasil dari Jerman pada semifinal dengan skor 1-7 sebagai momen yang sulit dilupakan.

Piala Dunia 2026 Jadi Perhatian Besar

Antusiasme Fadi terhadap Piala Dunia 2026 terlihat dari keinginannya menyaksikan langsung turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ia sempat terpikir membeli tiket, meski rencana itu akhirnya tidak terwujud.

Edisi 2026 menjadi Piala Dunia pertama dengan 48 negara peserta, naik dari format sebelumnya yang berisi 32 tim. Turnamen ini resmi dimulai pada Kamis (11/6/2026) waktu setempat dan akan berlangsung hingga Juli dengan total 104 pertandingan.

Source: www.suara.com

Terkait