ASUS ExpertBook Ultra 2026 langsung menempatkan diri di kelas paling atas laptop bisnis yang masuk Indonesia. Perangkat ini dibawa ASUS sebagai mesin kerja premium untuk profesional yang membutuhkan performa tinggi, mobilitas, dan fitur AI dalam satu bodi yang sangat tipis.
Yang membuatnya menonjol bukan hanya desainnya yang ringan, tetapi juga kombinasi Intel Core Ultra Series 3, layar OLED 3K, dan daya tahan baterai yang diklaim sangat panjang. Dengan harga mulai sekitar Rp54,9 juta, ASUS jelas menyasar pengguna yang mencari laptop kerja flagship, bukan sekadar perangkat untuk produktivitas harian.
Tipis, ringan, dan tetap tangguh
ASUS membangun ExpertBook Ultra dengan material magnesium-aluminium alloy dan teknologi Nano Ceramic. Hasilnya adalah bodi yang terasa premium, kokoh, dan tetap mendukung mobilitas tinggi.
Bobotnya mulai dari 0,99 kilogram dengan ketebalan sekitar 10,9 mm. Meski sangat ramping, laptop ini tetap mengantongi sertifikasi militer MIL-STD-810H untuk menghadapi benturan, getaran, suhu ekstrem, dan tekanan saat dibawa bepergian.
ASUS juga menawarkan pilihan warna Jet Fog dan Morn Grey. Keduanya mempertegas karakter profesional yang ingin ditampilkan perangkat ini.
Layar OLED 3K untuk kerja dan kreasi
Salah satu nilai jual terbesarnya ada pada layar 14 inci Tandem OLED beresolusi 3K. Panel ini mendukung kecerahan hingga 1400 nits HDR, cakupan warna DCI-P3 penuh, dan validasi Pantone.
Kombinasi tersebut membuat tampilan layar tidak hanya tajam untuk pekerjaan kantor, tetapi juga relevan untuk editing foto, video, desain grafis, dan hiburan multimedia. ASUS turut melapisi panelnya dengan Corning Gorilla Glass Victus, sementara refresh rate 120Hz membantu navigasi terasa lebih mulus.
Intel Core Ultra Series 3 dengan kemampuan AI tinggi
Di bagian performa, ASUS menempatkan ExpertBook Ultra sebagai laptop bisnis yang serius mengejar kebutuhan komputasi modern. Varian tertingginya memakai Intel Core Ultra X9 dari keluarga Intel Core Ultra Series 3 dengan kemampuan AI NPU hingga 50 TOPS.
Spesifikasi itu membuat perangkat ini siap untuk Copilot+ PC dan berbagai alur kerja berbasis kecerdasan buatan. Untuk mendukung tugas berat, ASUS menyediakan RAM LPDDR5X hingga 64GB serta SSD PCIe Gen 4 hingga 2TB.
Konfigurasi tersebut mendukung editing video 4K, multitasking dengan banyak tab browser, meeting online, software bisnis, dan proses AI generatif. ASUS juga membekali perangkat ini dengan sistem pendingin ExpertCool Pro agar suhu tetap stabil saat dipakai lama.
Fitur kerja, rapat, dan baterai yang menonjol
Untuk pengalaman kerja yang lebih cerdas, ASUS menyertakan platform MyExpert. Fitur ini membantu transkripsi rapat, penerjemahan real-time, ringkasan dokumen, pengaturan workflow pintar, dan optimalisasi produktivitas.
Laptop ini juga dibekali enam speaker dengan Dolby Atmos untuk audio yang lebih imersif. Di sisi kamera, tersedia kamera IR 1080p dengan dukungan Windows Hello untuk login yang lebih cepat dan aman.
Soal daya, baterai 70Wh diklaim mampu bertahan sekitar 20–24 jam dalam penggunaan normal. Pengisian cepatnya juga disebut mampu mencapai 50 persen dalam sekitar 30 menit.
Konektivitas lengkap, tetapi banderolnya sangat premium
Walau desainnya sangat tipis, ASUS tetap menyediakan konektivitas yang cukup lengkap. Pengguna mendapatkan Thunderbolt 4, USB-A, HDMI 2.1, audio jack 3,5 mm, WiFi 7, dan Bluetooth 5.4.
Kelengkapan port ini membuat pengguna tidak terlalu bergantung pada dongle saat bekerja. Dengan harga mulai sekitar Rp54,9 juta, ASUS ExpertBook Ultra 2026 diposisikan sebagai laptop bisnis flagship untuk profesional yang membutuhkan kombinasi desain, performa, mobilitas, dan fitur AI mutakhir.
Source: yoursay.suara.com






