Dana SPPG Mulai Cair Rp 5 Triliun, Dapur MBG yang Sempat Mandek Kini Bergerak Lagi

Pencairan dana untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akhirnya mulai berjalan lagi setelah sejumlah dapur program makan bergizi gratis sempat berhenti beroperasi. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menegaskan dana sudah mulai masuk sejak Jumat dan berlanjut pada Senin.

Kabar ini penting karena penghentian operasional di sejumlah dapur muncul justru saat kebutuhan bahan baku tidak lagi bisa ditutup dari kas yang tersedia. Di lapangan, kondisi itu membuat produksi menu MBG terhenti dan memunculkan keluhan dari pengelola SPPG.

Pencairan disebut mencapai Rp 5 triliun

Nanik menyampaikan penegasan itu usai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN di Istana Negara, Jakarta Pusat. Ia mengatakan ada beberapa SPPG yang sudah menerima pencairan pada Jumat, lalu anggaran MBG untuk SPPG kembali turun pada Senin.

Dalam keterangannya, Nanik menyebut laporan yang diterima menunjukkan pencairan mencapai Rp 5 triliun. Ia menilai situasi ini lebih berkaitan dengan hambatan administratif yang bersifat teknis, bukan masalah mendasar.

Dampaknya langsung terasa di dapur MBG

Sebelum dana masuk, sejumlah SPPG memilih menghentikan operasional karena tidak sanggup lagi membeli bahan baku. Salah satu yang terdampak berada di Jalan Sukasenang V, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung.

SPPG tersebut tidak lagi bisa memproduksi menu MBG karena dana yang dibutuhkan belum tersedia. Akibatnya, aktivitas dapur terpaksa berhenti sampai anggaran yang dijanjikan benar-benar cair.

Keluhan pengelola soal pencairan

Perwakilan SPPG, Kurnia, mengatakan penghentian operasional dilakukan karena dana yang seharusnya diterima belum juga masuk. Ia menyebut belum cairnya anggaran berkaitan dengan perbaikan regulasi di BGN setelah pergantian kepemimpinan.

Kurnia menegaskan persoalan utama bukan pada layanan yang ingin dihentikan, melainkan pada pencairan dana itu sendiri. Situasi ini menunjukkan betapa cepatnya keterlambatan anggaran memukul rantai produksi makanan di tingkat pelaksana.

Transisi kepemimpinan ikut memengaruhi alur dana

Kasus ini ikut menyoroti masa transisi kepemimpinan di BGN yang berdampak pada alur pencairan anggaran. Di sisi lain, pernyataan Nanik memberi sinyal bahwa proses pendanaan mulai kembali bergerak setelah sempat tersendat.

Dengan pencairan yang sudah dilakukan pada Jumat dan Senin, operasional SPPG berpeluang kembali normal. Namun, kelancaran di lapangan tetap bergantung pada distribusi dana dan kesiapan tiap satuan pelayanan untuk menghidupkan lagi produksi menu MBG.

Terkait