iQOO 16 kini mulai ramai dibicarakan setelah dilaporkan sudah terdaftar di China dan masuk tahap pengembangan awal. Kabar itu langsung menarik perhatian karena perangkat ini disebut membawa peningkatan besar di dua sektor yang paling penting untuk ponsel flagship, yakni performa dan layar.
Informasi awal tersebut mencuat lewat tipster Digital Chat Station di Weibo. Dari bocoran yang beredar, iQOO 16 bukan lagi sekadar rumor jauh, melainkan sudah menunjukkan tanda-tanda pengembangan yang berjalan lebih cepat dari perkiraan banyak penggemar gadget.
Arah awal iQOO 16
Rumor yang beredar menempatkan iQOO 16 sebagai penerus langsung iQOO 15. Fokus utamanya disebut ada pada tenaga komputasi yang lebih besar, efisiensi daya yang lebih baik, dan pengalaman visual yang lebih premium.
Tiga aspek paling menonjol dari bocoran awal itu adalah chipset terbaru, panel layar Samsung beresolusi tinggi, dan karakter desain flagship yang tetap mengutamakan performa. Kombinasi tersebut membuat iQOO 16 diposisikan sebagai perangkat yang menyasar pengguna yang mencari kecepatan tinggi sekaligus tampilan layar yang tajam.
Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro jadi pusat perhatian
Bagian yang paling menyita perhatian datang dari sektor dapur pacu. iQOO 16 disebut akan memakai Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro, chipset yang belum dirilis Qualcomm dan dikabarkan membawa kode internal SM8975.
Bocoran itu juga menyebut chip tersebut menggunakan fabrikasi 2nm. Jika informasi ini tepat, maka iQOO 16 berpotensi menjadi salah satu ponsel premium awal yang mengadopsi proses manufaktur paling mutakhir untuk mengejar performa dan efisiensi daya yang lebih baik.
Secara teori, fabrikasi yang lebih kecil kerap memberi ruang bagi jumlah transistor yang lebih rapat. Kondisi itu biasanya membantu produsen meningkatkan kinerja tanpa menaikkan konsumsi daya secara berlebihan, meski hasil akhirnya tetap bergantung pada optimalisasi perangkat lunak dan desain termal.
Layar Samsung 2K dengan refresh rate tinggi
Selain chipset, sektor layar juga menjadi sorotan besar. iQOO 16 dirumorkan membawa panel datar buatan Samsung dengan resolusi 2K dan refresh rate ultra tinggi, meski angka pastinya belum diungkap.
Kombinasi tersebut menegaskan arah iQOO yang selama ini identik dengan ponsel bertenaga untuk gaming dan multimedia. Panel datar juga sering dipilih karena lebih nyaman untuk penggunaan intensif dan mengurangi risiko sentuhan tidak sengaja di tepi layar dibanding panel melengkung.
Sebagai pembanding, iQOO 15 hadir dengan layar AMOLED LTPO Samsung M14 8T berukuran 6,85 inci. Panel itu mendukung refresh rate hingga 144Hz, kepadatan piksel 508ppi, dan kecerahan puncak lokal 6.000 nits.
Dibanding iQOO 15, lompatannya bisa terasa nyata
Dari sisi mesin, iQOO 15 sebelumnya sudah mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 berbasis 3nm. Jika iQOO 16 benar memakai chip generasi berikutnya dengan fabrikasi 2nm, selisih teknologinya bisa terasa signifikan pada performa dan efisiensi.
Harga iQOO 15 saat debut di India dimulai dari Rs 72.999 untuk varian 12GB/256GB. Varian 16GB/512GB dijual Rp 79.999, sehingga muncul spekulasi bahwa iQOO 16 bisa saja hadir dengan banderol yang lebih tinggi saat resmi diumumkan nanti.
Hingga kini, belum ada konfirmasi langsung dari iQOO maupun Vivo soal spesifikasi final perangkat tersebut. Namun, laporan yang sudah beredar menunjukkan bahwa iQOO 16 disiapkan untuk mengutamakan kencang di performa dan kuat di kualitas layar, dua faktor yang biasanya menentukan posisi sebuah flagship di pasar premium.







