Dallas Panas dan Lembap, Atap Retractable AT&T Stadium Bisa Ubah Laga Belanda vs Jepang

Author: Cung Media

Cuaca di Dallas bisa ikut menentukan jalannya laga Belanda vs Jepang pada fase grup Piala Dunia 2026. Panas, kelembapan tinggi, dan ancaman hujan membuat pertandingan di AT&T Stadium tidak sepenuhnya bergantung pada kualitas dua tim di lapangan.

Kick-off dijadwalkan pukul 3.00 sore waktu setempat, saat kondisi udara di sekitar stadion diperkirakan cukup berat. Menurut Accuweather, peluang hujan mencapai 70 persen dengan suhu sekitar 30°C dan kelembapan 73 persen.

Atap stadion jadi faktor yang tidak bisa diabaikan

AT&T Stadium di Dallas memiliki atap yang bisa dibuka-tutup dan dapat digunakan bila diperlukan selama pertandingan. Namun, keputusan soal penggunaannya tetap berada di bawah pertimbangan FIFA.

Situasi itu membuat cuaca tetap relevan meski laga digelar di stadion yang bisa ditutup. Jika atap tidak digunakan, panas dan kelembapan berpotensi memengaruhi tempo permainan serta daya tahan pemain sejak menit awal.

Belanda dan Jepang datang dengan kondisi berbeda

Belanda datang sebagai salah satu penantang utama, tetapi tim ini juga membawa beban sejarah besar. Mereka sudah tiga kali mencapai final Piala Dunia, terakhir pada 2010, dan selalu kalah di partai puncak.

Di sisi lain, Jepang mempertahankan Hajime Moriyasu sebagai pelatih, berbeda dengan Belanda yang mengganti Louis van Gaal dengan Ronald Koeman. Koeman menilai timnya harus tampil pada level tertinggi untuk menghadapi lawan yang termotivasi.

Jepang juga tidak dalam kondisi ideal karena gangguan cedera menimpa pemain seperti kapten Wataru Endo dan Kaoru Mitoma. Kombinasi cuaca Dallas, jadwal siang, dan kondisi skuad yang tidak sama kuat membuat duel ini menarik dicermati sebelum bola digulirkan.

Source: sportstar.thehindu.com
Terbaru