BYD M6 DM Langsung Pimpin Pasar PHEV, Chery Tiggo 8 CSH Tertinggal 384 Unit

BYD M6 DM langsung mengambil alih puncak penjualan mobil plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV di Indonesia sepanjang semester pertama 2026. Model yang masih baru di pasar ini membukukan 1.825 unit, unggul 384 unit dari Chery Tiggo 8 CSH yang berada di peringkat kedua.

Persaingan tersebut memperlihatkan perubahan cepat di segmen PHEV nasional. Chery tetap memiliki wakil kuat melalui Tiggo 8 CSH, tetapi pencapaian BYD M6 DM membuat jarak di posisi teratas cukup terasa.

BYD M6 DM Memimpin dengan Margin Lebar

Chery Tiggo 8 CSH mencatat penjualan 1.441 unit selama enam bulan pertama 2026. Sementara itu, Tiggo 9 CSH berada jauh di bawahnya dengan 373 unit, sehingga Tiggo 8 CSH masih menjadi tulang punggung penjualan PHEV Chery.

Wuling menempatkan dua model dalam daftar penjualan PHEV, yakni Eksion PHEV dan Darion PHEV. Eksion mencatat 313 unit, sedangkan Darion yang berukuran lebih besar membukukan 290 unit dan keduanya bermain di segmen berbeda.

ModelPenjualanPosisi/Keterangan
BYD M6 DM1.825 unitPHEV terlaris
Chery Tiggo 8 CSH1.441 unitPeringkat kedua
Chery Tiggo 9 CSH373 unitPeringkat ketiga
Wuling Eksion PHEV313 unitMasuk lima besar
Wuling Darion PHEV290 unitDi bawah Eksion
Geely Starray EM-i255 unitSatu-satunya PHEV Geely
Jaecoo J8 SHS172 unitDi atas J7 SHS
Jaecoo J7 SHS152 unitPeringkat kedelapan
Jetour T1 i-DM97 unitSatu-satunya PHEV Jetour
Mazda CX-80 PHEV50 unitWakil merek Jepang
Lexus RX 450h+25 unitWakil merek Jepang
Volvo XC906 unitWakil merek Eropa
Volvo XC602 unitMenutup daftar

Merek China Menguasai Daftar Penjualan

Daftar tersebut didominasi pabrikan China, mulai dari BYD, Chery, Wuling, Geely, Jaecoo, hingga Jetour. Kehadiran enam merek ini menunjukkan persaingan PHEV terbesar masih terkonsentrasi pada produsen asal China.

Geely Starray EM-i menempati posisi berikutnya dengan 255 unit sebagai satu-satunya model PHEV Geely di Indonesia. Dua model Jaecoo juga belum melewati angka 200 unit, dengan J8 SHS mengungguli J7 SHS melalui selisih 20 unit.

Ridertua.com mencatat J5 EV dari Jaecoo telah melampaui 15 ribu unit pada semester pertama 2026. Angka itu menegaskan performa dua model PHEV Jaecoo masih jauh lebih kecil dibandingkan model listrik murni tersebut.

Jetour T1 i-DM membukukan 97 unit sebagai satu-satunya PHEV Jetour dalam daftar. Setelah itu, Mazda CX-80 PHEV, Lexus RX 450h+, serta Volvo XC90 dan XC60 mengisi posisi bawah dengan volume penjualan lebih kecil.

Wakil Jepang dan Eropa Masih Terbatas

Mazda dan Lexus menjadi dua merek Jepang yang tercatat di pasar PHEV semester pertama 2026. Mazda CX-80 PHEV mengumpulkan 50 unit, sedangkan Lexus RX 450h+ mencatat 25 unit.

Volvo menjadi satu-satunya wakil Eropa yang hadir melalui dua model. XC90 menjual 6 unit, sementara XC60 hanya mencatat 2 unit selama periode yang sama.

Toyota tidak lagi muncul dalam daftar setelah RAV4 PHEV tidak dijual sejak tahun lalu. Kondisi ini membuat persaingan PHEV semakin didominasi merek China, terutama pada model dengan volume penjualan ratusan hingga ribuan unit.

BYD masih memiliki ruang untuk memperluas kehadiran PHEV di Indonesia. Selain M6 DM, Dolphin, Sealion 7, dan Denza D9 juga disebut menawarkan varian PHEV.

Terkait