Bug Windows 11 Diam-Diam Makan 500GB Storage, Microsoft Sudah Siapkan Perbaikan

Sejumlah pengguna Windows 11 sempat dibuat kaget oleh bug yang diam-diam menghabiskan ruang penyimpanan hingga ratusan gigabyte. Microsoft kini sudah menyiapkan perbaikan untuk memulihkan storage yang terdampak.

Masalah ini berhubungan dengan file CapabilityAccessManager.db-wal, komponen yang dipakai Windows untuk mencatat akses kemampuan aplikasi dan izin privasi seperti kamera, mikrofon, lokasi, serta screenshot. Dalam kondisi normal, file WAL memang bisa membesar sementara, tetapi tidak semestinya sampai memakan ruang sebesar itu.

Ukuran yang sempat dilaporkan pengguna

Keluhan PenggunaUkuran FileKondisi Setelah Cleanup
Kasus ekstrem500GBTidak disebutkan
Laporan lain12GB sampai 200GB4GB atau 15GB
Komunitas TechSupport70GB, 110GB, dan 200GBTidak disebutkan

Windows Latest melaporkan bahwa masalah ini sudah dialami sebagian pengguna selama beberapa bulan terakhir. Dalam salah satu laporan, file tersebut membengkak hingga 500GB, sementara laporan lain menemukan ukurannya berada di rentang 12GB sampai 200GB.

Di komunitas TechSupport, beberapa komentar juga menyebut bug serupa dengan dampak 70GB, 110GB, dan 200GB. Setelah pembersihan, ukuran file dilaporkan bisa turun menjadi 4GB atau 15GB.

Untuk memeriksa apakah perangkat terdampak, pengguna bisa membuka Settings > Storage > Show more categories > System & Reserved. Jika penggunaan ruang sistem terlihat sampai ratusan gigabyte, ada kemungkinan PC terkena bug ini.

Microsoft sudah mengetahui masalah tersebut dan merilis perbaikannya pada 29 Juni 2026. Namun, perusahaan tidak menjelaskan secara rinci penyebab bug yang membuat file ini terus membengkak.

Windows Latest menyebut ukuran file itu kemungkinan terus bertambah karena Windows 11 mencatat peristiwa berulang untuk permintaan akses atau kontrol privasi lainnya. Laporan itu juga menyebut pengguna yang terdampak bisa memasang update melalui Settings > Windows Update > Advanced options > Check for optional update, lalu memilih pembaruan untuk Juni 2026.

Source: inet.detik.com
Terkait