Ubisoft membawa Assassin’s Creed Black Flag Resynced ke banyak platform besar dengan pendekatan yang lebih ambisius daripada sekadar memoles ulang game lama. Remake ini dibangun ulang dari nol memakai versi terbaru Anvil Engine, lalu disertai pembaruan visual, gameplay, konten naratif baru, dan musik tambahan.
Pergeseran terbesar ada pada cara Ubisoft menghidupkan kembali dunia bajak laut ini. Dari pertarungan sampai eksplorasi laut, banyak sisi permainan dibuat lebih modern tanpa meninggalkan fondasi petualangan Edward Kenway di Laut Karibia.
Bangun Ulang dengan Mesin Terbaru
Ubisoft menyebut Black Flag Resynced dibuat ulang dengan versi terbaru Anvil Engine. Mesin ini dipakai untuk menghadirkan visual yang lebih detail sekaligus menyentuh inti permainan, bukan hanya tampilan luarnya.
Di sisi gameplay, pemain mendapat sistem pertarungan berbasis parry yang lebih responsif. Mekanisme stealth dan parkour juga ditingkatkan, sementara eksplorasi serta pertempuran laut dibuat lebih mendalam.
Ubisoft turut menambahkan konten naratif baru untuk memperkaya perjalanan Edward Kenway. Langkah ini membuat remake terasa seperti pembaruan penuh, bukan sekadar versi ulang yang dipoles ringan.
Edward Kenway Kembali ke Laut Karibia
Seperti versi orisinalnya, latar Black Flag Resynced tetap berada di Golden Age of Piracy. Pemain kembali mengikuti Edward Kenway, kapten bajak laut yang terseret dalam konflik panjang antara Assassin dan Templar.
Dalam pelayaran di Laut Karibia, Edward akan bertemu tokoh-tokoh bajak laut legendaris seperti Blackbeard, Anne Bonny, dan Calico Jack. Di tengah perburuan kejayaan dan harta karun, taruhannya tetap berada pada nasib dunia para bajak laut.
Rilis di Konsol Generasi Baru, PC, dan Ubisoft+
Assassin’s Creed Black Flag Resynced tersedia melalui Ubisoft+, PlayStation 5, Xbox Series X|S, serta PC lewat Ubisoft Store, Steam, dan Epic Games Store. Versi Steam juga sudah menyandang status Steam Deck Verified.
Ubisoft memastikan koneksi internet hanya dibutuhkan saat proses awal pengunduhan. Setelah instalasi selesai, kampanye utama bisa dimainkan secara offline.
| Platform | Ketersediaan | Keterangan |
|---|---|---|
| Ubisoft+ | Ya | Langganan Ubisoft |
| PlayStation 5 | Ya | Konsol generasi baru |
| Xbox Series X|S | Ya | Konsol generasi baru |
| PC | Ya | Ubisoft Store, Steam, dan Epic Games Store |
Trailer Ikonik, Musik Baru, dan Edisi Koleksi
Untuk merayakan peluncuran game, Ubisoft juga merilis ulang trailer ikonik Assassin’s Creed IV Black Flag yang pertama kali diperkenalkan di E3 2013. Trailer terbaru itu dikerjakan bersama tim kreatif yang sebelumnya terlibat dalam pembuatan Horizon Trailer versi orisinal.
Dengan bantuan Anvil Engine terbaru, trailer tersebut menampilkan Laut Karibia dan atmosfer petualangan bajak laut dengan kualitas visual yang jauh lebih modern. Di sisi audio, Brian Tyler kembali menghadirkan komposisi orisinal ikonik termasuk Black Flag Main Theme.
Sementara itu, Stephen Lukach menyiapkan 22 lagu baru yang dibuat khusus untuk Assassin’s Creed Black Flag Resynced. Album Assassin’s Creed Black Flag Resynced (Original Game Soundtrack) dijadwalkan meluncur pada 10 Juli 2026.
Ubisoft menghadirkan game ini dalam dua pilihan edisi. Deluxe Edition tersedia secara digital di seluruh platform dan berisi gim utama, Master Assassin Character Pack, serta Master Assassin Naval Pack.
Collector’s Edition membawa seluruh isi Deluxe Edition ditambah koleksi fisik eksklusif. Paket itu mencakup figur Edward Kenway, bros logam bertema Assassin yang dapat dikenakan, SteelBook eksklusif, cloth map, dan berbagai merchandise koleksi lainnya.
Peluncuran Black Flag Resynced menunjukkan bagaimana Ubisoft memadukan nostalgia dengan pembaruan besar. Remake ini tidak hanya menghidupkan kembali petualangan Edward Kenway, tetapi juga memperluas pengalaman lewat visual baru, audio segar, dan konten tambahan.
Source: www.medcom.id






