5 Cara Amankan WhatsApp Saat HP Hilang, Jangan Tunggu Akun Dipakai Pelaku

HP yang hilang atau dicuri bukan cuma soal kehilangan perangkat. Akun WhatsApp di dalamnya bisa ikut terbuka bagi pelaku untuk dipakai menipu kontak terdekat.

Karena itu, respons paling penting adalah bergerak cepat sebelum akses ke nomor dan akun sempat disalahgunakan. Ada 5 langkah praktis yang bisa dilakukan untuk memutus peluang pelaku mengambil alih WhatsApp.

1. Blokir kartu SIM secepat mungkin

Langkah pertama adalah menghubungi operator seluler untuk memblokir kartu SIM. Tujuannya agar pelaku tidak bisa menerima SMS verifikasi atau panggilan telepon untuk masuk ke akun WhatsApp.

2. Urus SIM baru dengan nomor yang sama

Setelah kartu lama diblokir, segera datangi gerai resmi operator untuk mendapatkan kartu pengganti dengan nomor yang sama. Cara ini membantu memulihkan kendali atas nomor telepon dan identitas digital lebih cepat.

3. Login WhatsApp di perangkat baru

Begitu SIM baru aktif, pasang di ponsel lain lalu masuk ke WhatsApp. Saat verifikasi nomor berhasil, akun di HP yang hilang akan keluar otomatis dan tidak bisa lagi dipakai sebagai perangkat utama.

LangkahTujuan UtamaDampak
Blokir kartu SIMMenghentikan akses verifikasiPelaku tidak bisa ambil alih akun
Urus SIM baruMemulihkan nomor yang samaAkun lebih cepat dipindahkan ke perangkat baru
Login di perangkat baruMemverifikasi ulang akunWhatsApp di HP lama otomatis keluar

4. Putuskan semua perangkat tertaut

Masuk ke menu Setelan, lalu pilih Perangkat Tertaut. Periksa apakah ada sesi aktif di WhatsApp Web atau aplikasi desktop yang tidak dikenali, lalu keluar dari semua perangkat tersebut.

5. Hubungi dukungan resmi WhatsApp

Jika SIM baru belum tersedia, pengguna bisa mengirim email ke dukungan resmi WhatsApp. Sertakan kalimat “Hilang/Dicuri: Mohon nonaktifkan akun saya” dan nomor telepon lengkap dalam format internasional, misalnya +6281xxx.

Langkah itu akan menonaktifkan akun sementara sampai nomor berhasil diaktifkan kembali. WhatsApp juga menyarankan penggunaan Verifikasi Dua Langkah sebagai lapisan keamanan tambahan, terutama jika kartu SIM berisiko dikloning.

Semakin cepat langkah-langkah itu dilakukan, semakin kecil peluang akun WhatsApp dipakai untuk menipu orang lain. Risiko terbesar justru muncul saat pelaku masih memegang kartu SIM atau sesi perangkat tertaut yang belum diputus.

Source: mediaindonesia.com
Terkait