Bedah Rumah dan Sumur Bor Polres Inhil, Ratusan Keluarga Kini Punya Harapan Baru

Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Indragiri Hilir memilih cara yang paling dekat dengan kebutuhan warga, yakni memperbaiki rumah tak layak huni dan menyediakan air bersih. Dua langkah ini langsung menyentuh persoalan dasar yang selama ini dihadapi masyarakat di beberapa wilayah Inhil.

Program sosial tersebut dijalankan bersama sebuah yayasan sosial dan dipusatkan di Kabupaten Indragiri Hilir. Fokusnya jelas, membantu warga yang membutuhkan tempat tinggal lebih aman sekaligus akses air bersih saat musim kemarau mulai dirasakan dampaknya.

Rumah Sri Yati Jadi Salah Satu yang Dibedah

Salah satu penerima manfaat adalah Sri Yati, warga berusia 62 tahun yang tinggal di Jalan Beringin Jaya RT 002/RW 001, Kelurahan Kuala Lahang, Kecamatan Gaung. Rumah miliknya telah selesai diperbaiki pada Senin, 29 Juni 2026, lalu diserahkan kembali kepada pemiliknya untuk ditempati.

Setelah rumahnya dibedah, Sri Yati kini bisa tinggal dengan lebih aman. Program ini menjadi bukti bahwa bantuan sosial yang dijalankan kepolisian tidak berhenti pada seremoni, melainkan diarahkan ke kebutuhan yang benar-benar dirasakan warga.

Sumur Bor 180 Meter untuk 300 Keluarga

Di sisi lain, Polres Inhil juga membangun sumur bor sedalam 180 meter di Kecamatan Tembilahan. Fasilitas air bersih ini disiapkan untuk mengantisipasi kondisi kemarau yang kerap memengaruhi ketersediaan air di permukiman warga.

ProgramLokasiDetail UtamaDampak
Bedah rumahKelurahan Kuala Lahang, Kecamatan GaungRumah Sri Yati selesai diperbaikiHunian lebih aman dan layak ditempati
Sumur borKecamatan TembilahanSumur sedalam 180 meterAir bersih untuk sekitar 300 kepala keluarga

Sumur bor itu disebut mampu menyuplai kebutuhan air bersih bagi sekitar 300 kepala keluarga. Saat ini, masyarakat setempat sudah mulai memanfaatkan fasilitas yang dibangun oleh Polres Indragiri Hilir tersebut.

Kehadiran dua program ini memperlihatkan fokus kepolisian pada kebutuhan yang paling mendesak di tengah masyarakat, yaitu tempat tinggal yang layak dan akses air bersih. Bagi warga penerima manfaat, bantuan itu memberi dampak langsung pada kualitas hidup sehari-hari.

Rangkaian kegiatan sosial tersebut juga menjadi bagian dari sambutan Hari Bhayangkara ke-80. Di lapangan, manfaatnya terasa lebih luas karena tidak hanya membantu satu keluarga, tetapi juga ratusan keluarga yang kini memiliki akses air bersih lebih terjamin.

Terkait