Bali tengah disiapkan menjadi lokasi pusat ortopedi berstandar dunia melalui rencana pembentukan Pusat Unggulan Ortopedi di Bali International Hospital (BIH). Langkah ini diarahkan untuk menjawab kebiasaan banyak pasien Indonesia yang selama bertahun-tahun mencari layanan ortopedi tingkat lanjut ke luar negeri.
Pusat layanan tersebut muncul setelah BIH dan Sunsuria Healthcare menandatangani nota kesepahaman untuk menjajaki kolaborasi strategis di bidang ortopedi. Kemitraan ini diposisikan sebagai upaya menghadirkan layanan yang lebih dekat, lebih modern, dan tetap mengikuti standar keunggulan klinis internasional.
Layanan ortopedi yang lebih lengkap dan mudah diakses
Rencana kolaborasi itu tidak hanya menyasar satu jenis tindakan medis. BIH dan Sunsuria Healthcare ingin membuka akses bagi pasien yang membutuhkan penggantian sendi, kedokteran olahraga, penanganan trauma, rehabilitasi, hingga perawatan muskuloskeletal spesialis lainnya.
Kerja sama yang diusulkan juga mencakup evaluasi peluang untuk membangun layanan ortopedi yang komprehensif. Di dalamnya termasuk penguatan keunggulan klinis, transfer pengetahuan, serta kolaborasi antara tenaga kesehatan dari kedua organisasi.
Tak hanya untuk pasien, tapi juga tenaga kesehatan
Inisiatif ini dirancang sebagai investasi jangka panjang bagi kapasitas medis di Indonesia. Dengan menggabungkan keahlian internasional dan talenta klinis dalam negeri, kemitraan tersebut diharapkan dapat memperkuat kompetensi lokal di bidang ortopedi.
Rencana itu juga mencakup peluang transfer teknologi, pelatihan dokter spesialis, dan penerapan praktik klinis mutakhir. Karena itu, manfaatnya tidak hanya ditujukan untuk pasien saat ini, tetapi juga untuk pengembangan layanan ortopedi yang berkelanjutan di masa depan.
Sejalan dengan ambisi membangun layanan kelas dunia
Pusat Unggulan Ortopedi yang direncanakan juga selaras dengan misi BIH membangun ekosistem layanan kesehatan kelas dunia. Sasaran akhirnya adalah memberi manfaat bagi pasien Indonesia sekaligus pasien internasional.
President Director & Chief Executive Officer Bali International Hospital, Dr. Noel Yeo, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah penting untuk memperkuat layanan ortopedi di Indonesia. Ia menegaskan bahwa kemitraan internasional dapat membantu mengembangkan kapabilitas kesehatan di dalam negeri.
“Melalui kemitraan seperti ini, kami ingin memperkuat kapabilitas di dalam negeri, mendukung pengembangan tenaga kesehatan Indonesia, serta memperluas akses terhadap layanan ortopedi berkelas dunia tanpa harus bepergian ke luar negeri,” ujar Dr. Noel Yeo.
Sunsuria Healthcare soroti dampak jangka panjang
Dari sisi Sunsuria Healthcare, nilai sebuah kemitraan diukur dari kapasitas yang bisa ditinggalkan secara berkelanjutan. Chief Executive Officer Sunsuria Healthcare, Audrey Ooi, menekankan bahwa kerja sama ini ditujukan untuk memberi dampak yang melampaui layanan langsung kepada pasien.
Melalui kerja sama dengan BIH, Sunsuria Healthcare ingin berkontribusi lewat keahlian internasional, teknologi kesehatan terkini, pelatihan spesialis, dan praktik terbaik global. Tujuannya adalah memperkuat ekosistem ortopedi di Indonesia agar manfaatnya juga dirasakan tenaga kesehatan dan pasien dalam jangka panjang.
Masih tahap awal evaluasi
Penandatanganan MoU ini masih menjadi awal dari tahap evaluasi dan perencanaan bersama. Kedua organisasi akan menilai kelayakan inisiatif tersebut, menyusun kerangka klinis dan operasional, serta memetakan peluang kerja sama lanjutan.
Jika terwujud, kemitraan ini akan menambah jaringan kolaborasi internasional BIH yang terus berkembang. Rencana tersebut juga mendukung ambisi BIH membangun berbagai Centres of Excellence berstandar internasional dan membantu mengurangi kebutuhan masyarakat mencari layanan medis ke luar negeri.
Di saat yang sama, pengembangan layanan ortopedi ini diharapkan ikut memperkuat posisi Bali sebagai destinasi unggulan layanan kesehatan dan wisata medis di Asia Tenggara. Bali juga didorong menjadi titik baru bagi layanan ortopedi yang lebih maju dan terintegrasi.
Source: lifestyle.bisnis.com






