BAIC T5 Siap Masuk Indonesia, SUV Listrik Besar dengan Jarak Tempuh 660 Km

BAIC tengah menyiapkan langkah yang bisa mengubah peta persaingan SUV listrik di Indonesia. Setelah BAIC T1 dipastikan hadir sebagai mobil listrik pertamanya, BAIC Indonesia kini menaruh harapan besar pada T5 yang ukurannya lebih besar dan lebih cocok untuk kebutuhan keluarga.

Model ini diproyeksikan meluncur pada akhir 2026 hingga awal 2027. Dengan kabin yang lebih lapang, dimensi besar, dan opsi baterai berjarak tempuh jauh, BAIC T5 disiapkan sebagai alternatif baru di segmen SUV listrik menengah.

Ukuran besar jadi pembeda utama

Menurut COO BAIC Indonesia, Dhani Yahya, panjang BAIC T5 sekitar 4,7 meter. Dimensi ini membuatnya berada di atas SUV listrik compact dan memberi ruang kabin yang lebih lega untuk penumpang maupun barang bawaan.

Kebutuhan akan kabin yang nyaman menjadi salah satu alasan ukuran ini penting untuk pasar Indonesia. Ruang penumpang belakang dan kapasitas bagasi sering menentukan apakah sebuah SUV terasa praktis untuk pemakaian harian dan perjalanan jauh.

Model yang diduga menjadi basis BAIC T5 adalah Arcfox Alpha T5 yang sudah dipasarkan di China. Dimensinya tercatat memiliki panjang 4.690 mm, lebar 1.936 mm, tinggi 1.650 mm, dan wheelbase 2.845 mm.

Wheelbase yang hampir 2,85 meter itu memberi modal besar bagi kenyamanan baris kedua. Jarak sumbu roda yang panjang umumnya membantu menghadirkan ruang kaki lebih lega, sesuatu yang sering dicari pada SUV keluarga.

Performa dan baterai yang disiapkan

Seluruh varian BAIC T5 menggunakan sistem Front Wheel Drive atau FWD. Untuk varian 520 AIR, 520 PRO, dan 520 MAX, tenaganya mencapai 185 kW atau sekitar 248 hp dengan torsi 360 Nm.

Akselerasi 0-100 km/jam diklaim hanya sekitar 7,5 detik. Angka itu tergolong cepat untuk SUV keluarga dan memberi karakter yang cukup responsif saat dipakai di jalan perkotaan maupun jalan luar kota.

Salah satu daya tarik terbesar BAIC T5 ada pada pilihan baterainya. Varian 520 memakai baterai LFP CATL berkapasitas 65 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 520 km menurut standar CLTC.

Varian tertinggi 660 MAX mendapat baterai 79,2 kWh berbasis lithium ternary dengan tenaga 200 kW dan jarak tempuh hingga 660 km CLTC. Meski angka CLTC biasanya lebih optimistis dibanding pengujian nyata, kapasitas baterai besar tetap memberi rasa aman untuk perjalanan yang lebih jauh.

Siap menambah ketat persaingan SUV listrik

Di China, model ini juga ditawarkan dengan empat pilihan warna eksterior. Kombinasi dimensi besar, opsi warna, dan karakter desain modern memberi kesan premium pada tampilannya.

Harga resmi BAIC T5 belum diumumkan. Namun kehadirannya diperkirakan akan menambah ramai persaingan SUV listrik di Indonesia dan memberi lebih banyak pilihan bagi konsumen yang sedang melirik mobil listrik di kelas menengah.

Source: moladin.com

Terkait