Aveta V13R vs Yamaha 135LC Fi, Murah Bukan Berarti Paling Menarik

Di pasar kapcai Malaysia, Aveta V13R dan Yamaha 135LC Fi menawarkan dua jawaban berbeda untuk kebutuhan harian. Satu menekan biaya kepemilikan, satu lagi tetap menjaga reputasi sebagai kapcai sport yang lebih matang.

Perbandingan keduanya menarik karena selisih harga dan karakter mesin yang cukup jauh. Di atas kertas, Aveta V13R tampil sebagai opsi ekonomis, sementara Yamaha 135LC Fi membawa paket performa dan fitur yang lebih lengkap.

Aveta V13R mengandalkan pendekatan sederhana

Aveta V13R memakai mesin 1 silinder 127cc 4-stroke SOHC berpendingin udara. Tenaganya berada di 10 hp pada 8.000 rpm, dengan torsi 10,5 Nm pada 5.500 rpm.

Karakter mesinnya dibuat halus untuk pemakaian harian. Sistem transmisinya masih memakai konfigurasi kapcai tradisional yang mudah dipahami banyak pengguna.

Dari sisi tampilan, V13R hadir dengan bodi ramping dan garis desain fungsional. Motor ini tetap terasa modern berkat lampu LED, panel instrumen LCD digital, serta proporsi bodi yang kompak.

Untuk kaki-kaki, motor ini memakai suspensi teleskopik di depan dan dual shock di belakang. Wheelbase yang cukup panjang membantu motor terasa stabil saat dipakai rutin.

Fitur yang dibawa juga tergolong praktis, mulai dari starter elektrik, kick starter, lampu LED, USB charger, hingga panel instrumen LCD digital. Harga jualnya menjadi daya tarik utama, yakni 5.400 Ringgit atau sekitar Rp 23,2 jutaan.

Yamaha 135LC Fi masih unggul di tenaga dan paket fitur

Yamaha 135LC Fi memakai mesin 1 silinder 135cc SOHC 4-katup berpendingin cairan dengan sistem injeksi bahan bakar. Mesin ini menghasilkan 12,4 hp pada 8.000 rpm dan torsi 12,2 Nm pada 6.000 rpm.

Angka tersebut membuat 135LC Fi terasa lebih bertenaga dibanding Aveta V13R, terutama di putaran menengah hingga atas. Itulah alasan model ini tetap disukai penggemar kapcai sport di Malaysia.

Desainnya mengusung gaya sporty khas keluarga LC dengan bodi yang lebih agresif. Meski sudah lama beredar, tampilannya masih dianggap modern dan tetap punya basis penggemar yang kuat.

Bobotnya sekitar 109 kg dan dipadukan dengan rangka ringan. Kombinasi ini membuat 135LC Fi lincah untuk bermanuver di lalu lintas perkotaan.

Perbedaan yang paling terasa dalam pemakaian harian

Kedua motor sama-sama memakai suspensi teleskopik depan dan transmisi semi otomatis 4-percepatan. Keduanya juga dibekali lampu LED, sehingga kebutuhan dasar harian tetap terpenuhi.

Perbedaan mulai terlihat pada sektor bahan bakar, pendingin, dan rem. Aveta V13R masih memakai karburator, pendingin udara, rem belakang tromol, dan bobot 93 kg, sedangkan Yamaha 135LC Fi sudah menggunakan EFI, pendingin cairan, rem cakram depan-belakang, dan bobot 109 kg.

AspekAveta V13RYamaha 135LC Fi
Mesin127cc, SOHC, 1 silinder135cc, SOHC 4-katup, 1 silinder
PembakaranKarburatorEFI
PendinginUdaraCairan
Tenaga10 hp12,4 hp
Torsi10,5 Nm12,2 Nm
Rem belakangTromolCakram
Bobot93 kg109 kg
Harga5.400 Ringgit8.298 Ringgit

Kapasitas tangki keduanya juga dekat, dengan Aveta V13R membawa 4,5 liter dan Yamaha 135LC Fi 4,6 liter. Dari sisi fitur, Aveta V13R tampil lebih sederhana, sementara Yamaha 135LC Fi menawarkan panel full digital, EFI, dan pengereman yang lebih lengkap.

Harga menentukan target pembeli

Selisih harga kedua model ini cukup lebar. Aveta V13R dipasarkan di 5.400 Ringgit atau sekitar Rp 23,2 jutaan, sedangkan Yamaha 135LC Fi mulai dari 8.298 Ringgit atau sekitar Rp 35,6 jutaan.

Perbedaan itu memperlihatkan dua sasaran konsumen yang berbeda. Aveta V13R cocok untuk pembeli yang mencari motor murah, praktis, dan mudah dirawat, sedangkan Yamaha 135LC Fi menyasar pengguna yang ingin performa lebih kuat serta nilai jual kembali yang lebih baik.

Banyak pengguna juga menilai Yamaha 135LC Fi lebih unggul untuk pemakaian jangka panjang karena dukungan suku cadang yang melimpah. Di sisi lain, Aveta V13R tetap punya posisi sendiri sebagai kapcai ekonomis yang menawarkan kebutuhan dasar tanpa banyak kompromi.

Source: ridertua.com

Terkait